SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Siap-siap 71 Kepala Sekolah di Lutim akan Diberhentikan

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 29 Desember 2016 12:01
Siap-siap 71 Kepala Sekolah di Lutim akan Diberhentikan

Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler. foto: rakyatsulsel.

LUWU TIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Sebanyak 71 orang kepala sekolah di Luwu Timur bakal menjadi guru biasa. Pemberhentian dari jabatan tersebut pasti dilakukan Bupati Luwu Timur, Thorig Husler, untuk melaksanakan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 tahun 2010. Dimana kepala sekolah yang sudah menjabat dua periode harus kembali menjadi guru biasa.

“Hanya kepala sekolah yang sudah menjabat delapan tahun ke atas saja yang akan diberhentikan dari jabatan,” ujar Kamal Rasyid, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Kamis (29/12).

Kamal menjelaskan, dari jumlah tersebut, 14 orang Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 57 orang dari Kepala Sekolah Dasar (SD).

Dasar hukum pemberhentian dari jabatan ini adalah Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 28 tahun 2010 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah/Madrasah.

Dalam bab 5 masa tugas pasal 10, diuraikan seorang guru dapat diberikan tugas tambahan sebagai kepala sekolah/madrasah untuk memimpin dan mengelola sekolah selama satu kali masa tugas (4 tahun). Satu kali masa tugas tersebut dapat diperpanjang selama yang bersangkutan memiliki kinerja baik.

Berdasarkan informasi, Bupati Luwu Timur akan melakukan pelantikan dan pengukuhan pejabat besar-besaran pada 30 Desember 2016. Pengukuhan dan pelantikan pejabat baru ini harus dilakukan mengingat Lutim saat ini sudah memiliki Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru.

Bupati Luwu Timur, Thorig Husler, yang dikonfirmasi menerangkan, pemberhentian kepala sekolah mutlak dilakukan agar ada penyegaran di dunia pendidikan.

“Yang sudah mengabdi jadi kepala sekolah dua periode ke atas sudah layaklah dirotasi supaya ada regenerasi di bidang pendidikan,” ujarnya. (***)


div>