JUMAT , 19 OKTOBER 2018

Sidrap Tuan Rumah Jambore Kader TB ‘Aisyiyah se-Sulsel

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 26 April 2016 15:42

SIDRAP, RAKYATSULSEL.COM – Jika tak ada melintang, Kabupaten Sidrap akan menjadi tuan rumah Jambore Kader Tuberkulosis (TB) ‘Aisyiyah se-Sulawesi Selatan. Acara ini akan digelar di Taman Wisata Bila Riase Kabupaten Sidrap, Rabu-Kamis (27-28/4). Sekitar 500 orang Kader TB ‘Aisyiyah se- Sulsel akan meramaikan kegiatan tersebut.
 
Koordinator SSR Community TB-HIV Care ‘Aisyiyah Sidrap, Salfiah Sanusi, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membina keakraban di kalangan kader TB ‘Aisyiyah. “Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kekompakan tim, sehingga mereka lebih bersemangat dalam melakukan pencarian suspek TB di lapangan,” jelasnya.
 
Ada beberapa agenda dalam jambore kali ini, misalnya lomba yang bertujuan untuk menguji pengetahuan seputar penyakit TB di kalangan kader, dan lomba penyuluhan TB kreatif. “Kami juga akan menggelar outbond, untuk membina keakraban dan memperkuat kekompakan tim,” terangnya.
 
Selain itu, sambung Salfiah, para kader ini juga akan melakukan door to door campaign (Kampanye Ketuk Pintu) seputar penyakit TB di Desa Bila Riase. “Para kader ini juga akan keliling dari rumah ke rumah untuk menyosialisasikan tanda-tanda penyakit TB, cara penularan dan bagaimana mencegahnya,” tambahnya.
 
Ketua Majelis Kesehatan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sulsel, Junaeda Rasyad MKes. mengungkapkan bahwa ‘Aisyiyah Sulsel telah menjalankan program penanggulangan TB di 8 Kabupaten/Kota. Daerah tersebut yaitu, Makassar, Gowa, Soppeng, Wajo, Pinrang, Sidrap, Parepare, dan Jeneponto.
 
Junaeda menambahkan bahwa ‘Aisyiyah telah melatih lebih dari 500 orang kader di 8 Kabupaten/Kota tersebut. “Kalau ada suspek yang ditemukan, kader kami akan menemani ke Puskesmas terdekat. Jika mereka dinyatakan positif mengidap TB, maka kami akan mendampingi proses pengobatannya hingga sembuh,” jelas Dosen Akademi Kebidanan Muhammadiyah Makassar ini.
 
Keterlibatan ‘Aisyiyah dalam penanggulangan TB cukup beralasan, sebab World Health Organization (WHO) baru-baru ini merilis bahwa penyakit Tuberkulosis (TB) telah menjadi ancaman yang serius yang bersaing dengan Human Immunodeficiency Virus (HIV). Berdasarkan data WHO tahun 2015, 41 orang/100.000 penduduk Indonesia yang meninggal setiap tahun akibat TB. Selain itu, diperkirakan ada 647 orang penderita TB dari tiap 100.000 penduduk Indonesia.


div>