SENIN , 22 OKTOBER 2018

Sigap, Kebakaran di Markas Brimob Langsung Diatasi

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 08 Mei 2018 15:12
Sigap, Kebakaran di Markas Brimob Langsung Diatasi

Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel, Drs Kombes Pol Adeni Muhan Dg Pabali, memberikan keterangan kepada media usai turun langsung memimpin pemadaman kebakaran yang menimpa salah satu ruangan administrasi Markas Satuan Brimob Polda Sulsel Pa'baeng-baeng Jl Sultan Alauddin, Makassar, Selasa (8/5). foto: doelbekz/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kebakaran menimpa salah satu ruangan administrasi Markas Satuan Brimob Polda Sulsel Pa’baeng-baeng Jl Sultan Alauddin, Makassar, Selasa (8/5).

Kejadiannya terjadi sekira pukul 12.15 WITA. Namun, berkat kesigapan tidak lama berselang api dapat dipadamkan tim Pemadam Kebakaran Kota Makassar bersama tim Brimob Polda Sulsel.

“Iya, memang telah terjadi kebakaran pada salah satu ruangan kantor. Ruangan itu, adalah ruangan administrasi. Setelah ada laporan dari penjaga yang melihat percikan apa, langsung menghubungi tim Damkar yang mengirimkan sepuluh unit armada lalu bersama tim kita memadamkan api. Alhamdulillah, berkat kesigapan apa cepat diatasi,” terang Drs Kombes Pol Adeni Muhan Dg Pabali, Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel ditemui usai turun langsung memimpin pemadaman api itu.

Adeni mengakui, akibat kejadian ini pihaknya mengalami kerugian material. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, yang ada kerugian material sekira Rp50 juta, yaitu komputer, alat elektronik lainnya, dan sejumlah berkas yang sudah lama tidak dipakai,” jelasnya.

Adeni mengatakan, kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik. “Kebakaran ini juga sudah ditangani tim Labfor Polrestabes Makassar,” ujarnya.

Adeni menjelaskan, pihaknya juga langsung melakukan langkah antisipatif dengan mengamankan atau mengevakuasi persenjataan dan amunisi ke tempat aman.

“Meskipun titik kebakaran berjauhan dengan gudang persenjataan, sebab yang terbakar bagian depan dan gudang senjata di belakang, namun kita tetap melakukan evakuasi untuk menjamin keamanan,” terangnya.

“Namanya musibah, namun kita tetap selalu mengingatkan dan memberikan pengarahan pada apel pagi dan siang terkait bahaya kebakaran yang sangat rawan terjadi kapan saja,” tambahnya. (****)


div>