RABU , 24 JANUARI 2018

Sikap NasDem, Duka 3 Wabup

Reporter:

Fahrullah

Editor:

Ridwan Lallo

Selasa , 09 Januari 2018 08:44
Sikap NasDem, Duka 3 Wabup

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM— Sikap final diputuskan Partai NasDem terkait bakal pasangan calon usungannya di Pilkada 2018. Hasilnya, tiga wakil bupati yang menjabat Ketua DPC, terancam gagal melaju ke tahapan pendaftaran. Tak terkecuali mantan Bupati Jeneponto Baharuddin Baso Tika.

 

Tiga Wabup dimaksud antara lain Wabup Enrekang Amiruddin, Wabup Wajo Andi Syahrir Kube Dauda, serta Wabup Bantaeng Muh Yasin. Tiga figur yang masing-masing menjabat sebagai Ketua DPC NasDem tersebut, sebelumnya menguat sebagai bakal calon bupati di daerah masing-masing.

DPW Partai NasDem Sulsel resmi menyerahkan rekomendasi model B-1-KWK kepada bakal pasangan calon kepala daerah (Cakada) di enam Pilkada 2018 di Sulsel, Senin (1/1/2018). Antara lain Pilkada Pinrang, Jeneponto, Wajo, Bantaeng, Enrekang dan Makassar.

“NasDem melakukan penggodokan di semua tingkatan dengan melihat beberapa pertimbangan, mulai dari ektabilias kandidat hingga koalisi yang menyatu baik itu dalam pilkada daerah maupun pilgub” ujar Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse, di sekretariat DPW NasDem Jl. Bontolempangan, Makassar, Senin (8/1/2018).

Wabup Enrekang M Amiruddin dipastikan gagal melaju ke tahapan pendaftaran, menyusul pengalihan dukungan NasDem ke bakal cabup petahana Muslimin Bando. Keputusan NasDem sekaligus memastikan Pilkada Enrekang hanya melibatkan pasangan calon tunggal, Muslimin Bando-Asman.

“Di Enrekang, NasDem mengusung Muslimin Bando berpasangan dengan Asman yang juga kader NasDem,” jelas Rusdi Masse.

Peralihan dukungan NasDem ikut berdampak terhadap Wabup Wajo Andi Syahrir Kube Dauda maupun mantan bupati Jeneponti yang juga Ketua DPC NasDem setempat, Baharuddin Baso Tika. Di Wajo, B1 KWK NasDem diberikan ke pasangan Amran Mahmud-Amran, sementara di Jeneponto menyokong petahana Ikhsan Iskandar-Paris Yaris.

Nasib Wabup Bantaeng yang juga Ketua DPC NasDem, Muh Yasin, kini di ujung tanduk menyusul peralihan rekomendasi parpolnya. Yasin yang menguat sebagai cabup berpasangan dengan Ilham Rifurio, wajib bekerja ekstra untuk menambah parpol koalisinya di dua hari sisa tahapan pendaftaran, 9-10 Januari 2018. Itu karena perolehan kursi PAN dan PPP hanya terdapat empat kursi atau sekira 16 persen suara dari syarat dukungan minimal 20 persen suara.

Dari 12 daerah Pilkada, Rusdi Masse, menyebutkan hanya mengusung empat kader internal sebagai calon kepala daerah dan atau wakil kepala daerah. Antara lain Judas Amir sebagai calon walikota Palopo serta Faisal A Sapada sebagai Calon Walikota Parepare.

Dua kader lainnya masing-masing Asman dan Andi Rachmatika Dewi diplot sebagai cawakada di Enrekang dan Makassar.

“Kita telah memberikan kesempatakan kepada kader, namun mereka tidak bisa mencukupkan jumlah kursi dengan batas waktu yang telah ditentukan,” terang RMS. (fah/)


div>