JUMAT , 14 DESEMBER 2018

Sipir Lapas Dinilai Tak Terlibat

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Sabtu , 20 Mei 2017 15:17
Sipir Lapas Dinilai Tak Terlibat

Lapas Klas 1 Makassar. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum-HAM) Provinsi Sulsel menyimpulkan delapan sipir (penjaga) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Makassar tidak terlibat dalam peristiwa kaburnya tiga narapidana kelas berat, Minggu (7/5) lalu.

Kesimpulan sementara itu diperoleh dari hasil pemeriksaan tim Inspektorat Kemenkumham Pusat yang diturunkan untuk menginvestigasi kasus tersebut beberapa waktu yang lalu.

“Kemungkinan memang murni pelarian yang dilakukan tiga narapidana. Tidak melibatkan sipir,” ujar Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Jauhar Fardin diberitakan Rakyat Sulsel, Sabtu (20/5).

Manurut Jauhar Fardin, kendati tim dari Kanwil Kemenkumham Sulsel tidak terlibat. Tapi dari hasil investigasi yang dilakukan beberapa waktu yang lalu, sangat kecil kemungkinan petugas penjaga (Sipir) tidak ikut terlibat.

“Kita tunggu saja pengumuman hasil dari investigasi Kemenkumham pusat,” ujar Jauhar.

Jauhan menambahkan, jumlah petugas yang minim dan sistem keamanan yang belum canggih diterapkan di Lapas Klas 1 Makassar menjadi salah satu kendala selama ini.

“Kondisi lapas yang tidak dilengkapi fasilitas pengamanan yang berteknologi tinggi. Belum lagi penjaganya sedikit. Waktu napi kabur, petugasnya tidur. Kenapa tidur? Karena tidak ada yang gantian jaga karena sedikit, semua di luar kemampuan manusia,” tutup Jauhar.

[NEXT-RASUL]

Sementara, Kepala Kantor Kemenkumham Propinsi Sulsel, Sahbuddin Kilkoda masih menunggu hasil pemeriksaan tim inspektorat untuk selanjutnya menindaklanjuti rekomendasi Kemenkumham.

“Tim sudah investigasi dan semua berkas hasilnya dibawa ke Jakarta,” ujar Sahbuddin beberapa waktu lalu. (***)


div>