JUMAT , 25 MEI 2018

Siswi SMPN 2 Terbaik di Kejuaraan Bulu Tangkis se-Indonesia Timur

Reporter:

Editor:

Niar

Minggu , 08 April 2018 12:07
Siswi SMPN 2 Terbaik di Kejuaraan Bulu Tangkis se-Indonesia Timur

int

PAREPARE, RAKSUL.COM- Siswi SMP Negeri 2 kembali mengharumkan nama Kota Parepare dengan menyabet juara III dalam Kejuaraan Bulu Tangkis se-Indonesia Timur, kategori Putri, Sabtu, (7/4/2018).

Pada ajang Daihatsu Astec Open 2018 Indonesia Timur yang digelar di Gedung Olahraga (GOR), Kota Makassar, Asmaul Husna, siswi yang tengah duduk di kelas VIII.2 SMPN 2 ini berhasil mempersembahkan yang terbaik untuk sekolah dan kota kelahirannya.

Bakat, serta dorongan dari orangtua dan guru menjadi trik sukses Husna, sapaan
siswi yang terpilih sebagai pemain dalam event Porda mendatang.

“Sebagai orangtua, saya selalu mendukung apapun kegiatannya selama itu baik dan bermanfaat bagi Husna,” ujar Dahlia, Ibu Asmaul Husna, Minggu, (8/4/2018).

Dahlia juga mengatakan, jika 12 April mendatang, Husna akan kembali bertanding di Balikpapan dalam Kejuaraan O2SN, sebagai utusan dari Kota Parepare.

“Anaknya tidak pantang menyerah. Sekarang dia bisa petik semua usahanya itu juga karena dukungan keluarga besar dan semua guru-gurunya serta pelatihnya sampai dia bisa meraih penghargaan dari Bulu Tangkis dan dunia Model,” terangnya.

Cucu pengusaha kaya, Owner PT Sari Indah Parepare, Ambo Dai’ ini telah mengoleksi 40 lebih penghargaan, selama empat tahun terakhir.

Gadis cilik yang masih berusia 13 tahun tersebut, tak hanya piawai dalam bermain bulu tangkis. Namun ia juga berbakat di bidang modeling. Terbukti telah berhasil memenangkan sejumlah ajang bergengsi dalam pemilihan model dan fashion di tingkat nasional.

Menekuni dua bakat berbeda, Bulu Tangkis dan Modeling tak menjadi kendala bagi anak dari pasangan Syamsuddin dan Dahlia ini untuk tampil terbaik di setiap event, baik di bidang Bulu Tangkis maupun Model.

“Kalau di bidang model, dia pengennya jadi Putri Indonesia tapi di Bulu Tangkis dia ingin jadi pemain dunia,” tutur Dahlia, Ibunya.

Meski telah sukses di berbagai ajang, bukan berarti Husna harus berhenti belajar. Husna sendiri menjadikan kesuksesan sebagai tahap awal dalam berjuang menggapai impian.

“Masih banyak kekurangan saya di dunia Model dan Bulu Tangkis kak. Saya masih perlu banyak belajar,” kata Asmaul Husna, merendah.

Sementara, Guru Olahraga yang juga Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 2 Parepare, Hj Sartika mengaku bangga atas torehan prestasi yang dipersembahkan siswanya itu.

“Kami bangga memiliki siswa yang multi talenta seperti Husna. Kami dari pihak sekolah akan selalu memberi ruang bagi anak-anak kami untuk mengasah bakat yang dimiliki,” papar Hj Sartika. (*)


div>