RABU , 14 NOVEMBER 2018

SK-HD Pimpin Takalar

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 27 April 2017 10:15
SK-HD Pimpin Takalar

int

MAKASSAR,RakyatSulsel.com – Perjuangan pasangan calon nomor urut 1 Burhanuddin Baharuddin – Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng) di Mahkamah Konsitusi (MK), berakhir sudah. Gugatan petahana terhadap Pilkada Takalar Februari lalu, dimentahkan MK.

Dalam sidang putusan yang dibacakan Majelis Hakim Arief Hidayat bersama Saldi Irsa, Maria Farida Indrati, Muhammad Alim, Wahiduddin Adams, Aswanto, I Dewa Gede Palguna, dan Suhartoyo, menyatakan bahwa gugatan untuk diadakannya Pemilihan Suara Ulang (PSU) tidak memenuhi syarat. “Menolak permohonan pemohon (Bur-Nojeng) secara menyeluruh,” tegasnya sambil mengetuk palu sidang, Rabu (26/4).

Terkait dengan putusan tersebut, Komisi Pemilihan Umum daerah (KPUD) Takalar, Jussalim Sammak mengatakan kemenangan pihaknya selaku termohon, bahwa dalam waktu dekat akan segera menyelesaikan proses tahapan Pilkada Takalar dengan menggelar pleno penetapan pasangan Syamsari Kitta – Achmad Sere sebagai pasangan kepala daerah dan wakil kepela daerah terpilih. “Yang jelas secepatnya kita tetapkan sesuai perintah ketua MK paling lambat tiga hari setelah putusan (Gugatan) kemungkinan hari Sabtu (pleno),” ungkapnya.

Sementara Ketua Tim Manajemen Pemenangan, Bur-Nojeng, Fachruddin Rangga tidak ingin berkomentar terkait ditolaknya gugatan yang diserahkan ke MK walau beberapa saksi telah dihadirkan pada saat pembuktian pekan lalu. “Hubungi saja Pak Syam (Kuasa Hukum Bur-Nojeng), Karena tadi sudah saya serahkan untuk dia memberikan keterangan pers,” tuturnya.

Namun saat hendak dikonfirmasi, kuasa hukum, Bur-Nojeng, Syamsuardi, handphone yang dimilikinya dalam keadaan tidak aktif.

Sementara Kuasa Hukum Syamsari Kitta – Achmad Sere, Hasman Usman mengaku puas dengan putusan MK. Pihaknya telah memprediksi sebelumnya, bahwa gugatan petahana akan ditolak MK mengingat dalil dan alat bukti yang dinilai tidak cukup kuat. “Alhamdulillah kami menang, Gugatan paslon nomor urut 1 ditolak semua,” tukasnya.

Hasman menambahkan 14 dalil gugatan kuasa hukum Bur-Nojeng ditolak seluruhnya oleh majelis hakim yang dipimpin Arief Hidayat, yang dimulai pada pukul 14.00 WIB dan berkahir pukul 18.00 WIB. ” Putusan MK ini final dan mengikat tidak ada lagi banding dan kasasi, kami sementara menunggu jadwal pelantikan SK-HD sebagai Bupati dan Wakil Bupati Takalar yang sah,” terangnya.

[NEXT-RASUL]

Sementara Ketua DPC PKS Takalar, Chairil Anwar yang juga tim pemenangan SK-HD mengatakan dari dulu dirinya optimistis jika gugatan Bur-Nojeng akan ditolak. “Kesusaian data kita, dengan Panwas, KPU itu saja. Dan tidak ada berubah sehingga itu menambah keyakinan kami akan menang,” katanya.

Dengan kemenagan ini, pihaknya tidak terlalu berlebihan untuk merayakan, namun akan merangkul pasangan Bur-Nojeng untuk bersama-sama membangun Kabupaten Takalar lebih baik lagi. “Kita bersyukur atas kemenangan ini dan kita rayakan tidak terlalu berlebihan begitupula kita akan merangkul siapapun yang kalah,” ungkapnya.

Setelah MK menolak gugatan Paslon nomor urut satu Burhanuddin Baharuddin-Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng) di MK, pasangan Syamsari-H De’de (SK-HD) langsung berucap syukur.

Syamsari Kitta yang mendengar keputusan MK yang memenangkan KPUD Takalar dan mengukuhkan kemenangannya sebagai Bupati dan Wabup terpilih Takalar, mengucap banyak terima kasih kepada semua pihak yang berjuang di balik kemenangannya. “Kami, SK-HD mengucapkan jazakallahu khairan (semoga Allah membalas dengan kebaikan) atas semua kerja keras tim, relawan, terkhusus kepada Partai Pengusung PKS, Nasdem, dan PKB, sebagai pendukung.

Dukungan yang terhormat para elit juga kepada ayah-ibu dan keluarga besar atas dukungan dan doa,” kata Syamsari yang saat ini berada di Padang, Sumsel, mengikuti kegiatan partai.

Bukan hanya itu, pihaknya mengapresiasi kerja-kerja dari penyelenggara. “Selamat kepada KPUD, Panwaslu, dan aparat keamanan atas kesuksesannya menyelenggarakan Pilkada Takalar,” jelasnya.

[NEXT-RASUL]

Ia bahkan meminta kepada semua warga Kabupaten Takalar untuk sama-sama membangun Kabupaten Takalar ke depan tanpa ada perbedaan. “Kemenangan ini adalah kemenangan kita semua, kemenangan masyarakat Takalar. Mari bergandengan tangan membangun Takalar,” tutup Syamsari.

Diketahui, pada Pilkada Takalar Februari lalu diikuti dua pasang calon. Hingga KPU Takalar menetapkan hasil pemungutan suara yang dimenangkan pasangan Syamsari Kitta – Achmad Sere selaku peraih suara terbanyak dengan mendulang 88.113 suara. Sementara pasangan nomor urut 1, Burhanuddin Baharuddin – Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng) meraih 86.090 suara dengan selisih 2.023 suara. Namun hasil tersebut tidak serta merta diterima Bur-Nojeng, dengan menilai adanya pelanggaran proses Pilkada Takalar. Dimana Tim Bur-Nojeng menemukan 7 dugaan pelanggaran dalam Pilkada Takalar. Tujuh jenis pelanggaran yang ditemukan adalah, adanya pemilih yang menggunakan hak pilihnya sebanyak dua kali, menggunakan hak pilihnya bukan di TPS tempatnya untuk memilih, ditemukannya pemilih di bawah umur, terdapat pemilih yang berasal dari Kabupaten Gowa dan Makassar, adanya oknum KPPS yang merusak surat suara hingga dugaan adanya pemilih siluman sebanyak 5.486 pemilih. (E)


div>