KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

SMA Muhammadiyah Pangkep Siap ‘Selamatkan’ Siswa tak Lulus PPDB

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 10 Agustus 2017 13:30
SMA Muhammadiyah Pangkep Siap ‘Selamatkan’ Siswa tak Lulus PPDB

Kepala UPT Pendidikan Herry Mahmud didampingi Kepala SMA Muhammadiyah Pangkep Muzakkir, saat memberikan arahan ke peserta didik SMA Muhammadiyah Pangkep. foto: atho tola/rakyatsulsel.

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Meski belum ada data akurat terkait jumlah siswa yang tidak lulus Penerimaa Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah negeri di Pangkep, namun sekolah swasta saat ini mulai bergerak cepat dan siap mengakomodir siswa yang tidak lulus tersebut.

Kepala Sekolah SMA Muhammadiya Pangkep, Muzakkir, Kamis (10/8), mengaku, pihaknya siap menampung siswa tersebut. Bahkan, saat ini masih tersisa kurang lebih 60 kuota untuk mencukupi daya tampung maksimal sekolah.

“Karena sekarang kan jalur sudah online, jadi kalau siswa tidak diterima di negeri, bisa kami akomodir. Apalagi, sekarang jumlah pendaftar kami baru 21 orang,” terangnya.

Muzakkir mengungkapkan, meski tahun ini terjadi peningkatan jumlah pendaftar, namun itu belum cukup untuk mengisi dua kelas yang disiapkan pihak sekolah. “Tahun lalu itu hanya sepuluh orang mendaftar, ini naik sampai dua kali lipat, tapi itu belum cukup,” jelasnya.

SMA Muhammadiyah sendiri siap menampung hingga 70 siswa, setiap tahun ajaran baru. “Meski ada sekolah swasta lain di Pangkep, tapi kami percaya, kami punya kualitas dalam metode belajar mengajar,” ujarnya.

Terpisah, Kepala UPT Pendidikan Wilayah Pangkep, Herry Mahmud berharap agar sekolah swasta di Pangkep melakukan sosialisasi agar siswa yang tidak terakomodir pada PPDB online dapat memilih sekolah swasta sebagai pilihan.

“Kita harap pihak sekolah agar melakukan promosi keluar, sehingga tidak ada satupun siswa, yang tidak terakomodir. Apalagi, aturan sudah tidak membenarkan sekolah negeri menerima siswa untuk saat ini,” jelas Herry.

[NEXT-RASUL]

SMA Muhammadiyah sendiri merupakan sekolah swasta milik organisasi Muhammadiyah yang didirikan tahun 1977 silam, yang saat ini memiliki dua jurusan, yakni ilmu sosial serta ilmu matematika dan alam.

Sebanyak 67 siswa terdaftar disekolah yang beralamat di Jl Andi Mauraga ini, dengan Jumlah tenaga pengajar sebanyak 31 orang. Selain mata pelajaran umum, pihak sekolah juga mwngajarkan siswa materi ekstrakulikuler, seperti seni beladiri Tapak Suci, Hisbulwatan atau Kepramukaan, serta seni tari, dan seni budaya, termasuk siraman rohani berupa kuliah tujuh menit, usai Salat Dhuhur berjamaah. (***)

 


div>