RABU , 14 NOVEMBER 2018

Soal Karteker Gubernur Sulsel, SYL: Apa Perlu Saya Jadi Kapolri Juga?

Reporter:

Al Amin

Editor:

Lukman

Jumat , 02 Februari 2018 22:29
Soal Karteker Gubernur Sulsel, SYL: Apa Perlu Saya Jadi Kapolri Juga?

Syahrul Yasin Limpo

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Penetapan karteker gubenur untuk wilayah provinsi yang melakukan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 mulai disiapkan. Salah satunya untuk pengganti sementara Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Menanggapi hal itu, Syahrul mengatakan tidak menolak siapapun yang ditunjuk menggantikannya sementara, baik itu dari Polri maupun TNI.

“Jangan benturkan saya dengan TNI atau polri, saya baik-baik saja dengan mereka. Tapi apakah bisa saya jadi Kapolri juga? Untuk menjadi Kapolsek saja saya tidak punya kemampuan,” kata Syahrul, Jum’at (2/2).

Meski begitu, Syahrul berharap yang bisa memimpin sementara di Sulsel yakni golongan Pamong Praja.

“Tentu saja seorang pamong paraja lah, itu yang paling utama. Kalau saya di sini mau itu pasti,” tegas Syahrul.

Selain itu, lanjut Syahrul, dirinya mengandaikan pemerintahan yang ia pimpin selama satu dekade itu dengan pengoperasian bus.

“Yang paling ngerti kalau membawa bus yang baik tentu supir bus. Kalau pilot pesawat yang masuk nanti penumpang takut diatasnya. ‘Para penumpang, sesaat lagi bus ini akan dikemudikan oleh pilot pesawat jet!’ tentu penumpang semua mati rasa, belum mati fisik tapi bayangkan kalau 9 juta bisa mati rasa?,” paparnya.

Meski begitu, Syahrul legowo dan tidak ogois dalam menerima siapapun dia. “Jangan kita egoizentris. Karena harus orang Sulsel, orang Sulsel juga bisa diterima di mana-mana,” tutupnya.

Diketahui, masa jabatan Syahrul dan Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang akan berakhir pada 8 April 2018 mendatang, agar tidak terjadi kekosongan pemerintahan, otomatis, pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) harus mengisi kekosongan tersebut dengan menunjuk karteker gubernur Sulsel. (*)


div>