SENIN , 22 JANUARI 2018

Soal Literasi, Guru Besar Unhas: Bantaeng Jangan Malu Belajar di Sidrap

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Jumat , 12 Mei 2017 22:34
Soal Literasi, Guru Besar Unhas: Bantaeng Jangan Malu Belajar di Sidrap

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM — Keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap menggalakkan gerakan literasi bagi warga Sidrap membuat Pemerintah pusat menobatkan Bupati Sidrap H Rusdi Masse (RMS) sebagai tokoh pejuang literasi awal 2017 lalu.

Atas Keberhasilan tersebut, guru besar Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr Tahir Kasnawi, Jumat (12/5/2017) mengatakan bahwa Kabupaten Sidrap layak menjadi percontohan bagi kabupaten lain di Sulsel untuk mengembangkan dan menggerakkan program budaya baca.

“Kepala daerah di Sulsel atau Kabupaten lain termasuk Bantaeng jangan malu belajar soal literasi di Sidrap. Sidrap berhasil menempatkan Sidrap sebagai kabupaten dengan progran literasi terbaik keempat secara nasional,” ujar Prof Tahir Kasnawi.

Bantaeng saat ini baru mau melakukan pencanangan gerakan literasi setelah melihat sejumlah kabupaten lain berkembang gerakan membaca masyarakatnya terkhsusu Kabupaten Sidrap sebagai kabupaten terbaik literasinya di Indonesia.

Sekadar diketahui, progran literasi Sidrap sudah jalan lama. Sebagai implementasi dasar program tersebut tidak membuuhkan anggaran besar. Bupati Sidrap H Rusdi Masse hanya mengimbau siswa di Sidrap melalui Dinas Pendidikan Sidrap untuk membaca buku umum selama 15 menit sebelum memulai pelajaran sekolah.

Selain itu, RMS sebagai bupati mengajak bekerja sama USAID untuk meminta kepada seluruh lapisan masyarakat ikut berpartisipasi dalam menggalakkan gerakan membaca di Sidrap.

[NEXT-RASUL]

“Ruang ruang publik seperti Usman Isa setiap Sabtu dan Minggu itu ada kelompok masyarakat berkumpul untuk bersama sama membaca buku dan berdiskusi bersama,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Sidrap, Nurkanaah.


Tag
div>