MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

Soal Munaslub Golkar, SYL Dilema

Reporter:

Editor:

hur

Senin , 25 April 2016 20:57

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dukungan kepada Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL), untuk tetap bertarung dalam pemilihan calon ketua umum (caketun) Golkar masih terus mengalir. Tak tanggung-tanggung, sejumlah kader Golkar yang mendukung dirinya menyatakan bersedia untuk ikut membayarkan mahar yang ditentukan.

Menanggapi hal itu, SYL mengaku belum dapat mengambil keputusan terkait pilihannya untuk tetap maju atau malah memilih mundur. Sebab, sejak awal dirinya sudah menyatakan sikap penolakan terhadap adanya mahar caketum.

“Saya diminta untuk tidak berkomentar dulu tentang pengunduran diri, maju atau mundur. Ini karena nanti voter saya yang pasti dan fanatik bisa buyar,” ujarnya, Senin (25/4).

“Masalah mahar bagi saya itu adalah masalah yang prinsip, itu karakter kita orang Sulsel, dan itu harus dipertimbangkan oleh semua pihak. Tapi kalau Mahar itu menjadi syarat mutlak, itu melanggar prinsip yang ada,” tegasnya.

Terkait keinginan dari kader golkar pendukungnya yang bersedia saweran mahar politik yang dipersyaratkan, SYL berpendapat itulah bentuk dukungan terhadap dirinya serta didasarkan oleh kesamaan niat dan tujuan untuk memperbaiki serta mengembalikan kejayaan partai golkar.

Namun, SYL pun belum mengambil keputusan untuk menerima atau menolak bantuan tersebut. “Keinginan baik dari kader golkar untuk membayar mahar itu adalah sebuah bentuk kecintaan mereka sama saya, dan niat baik saya mereka tau,” tutupnya.

Sebekumnya, Farouk M Betta, salah satu tim pemenangan SYL, menyatakan kesiapannya untuk saweran atau membantu menalangi uang mahar agar komandan memenuhi syarat sebagai salah satu kandidat ketua umum DPP Partai Golkar.

Bahkan Aru, panggilan akrab Ketua DPRD Kota Makassar itu, akan mengajak pengurus dan kader Golkar di Sulsel untuk ikut menyumbangkan dananya jika memang SYL membutuhkan.

Ketua Tim Pemenangan SYL, HM Roem juga menyatakan siap menyumbang agar SYL bisa masuk bursa ketua DPP di Munaslub nanti. “Saya siap menyumbang kalau memang iuran itu ada, dan pastinya kader juga akan ikut menyumbang,” jelas Roem yang juga Ketua DPRD Sulsel ini.


div>