• Sabtu, 01 November 2014
Iklan | Epaper | Redaksi | Citizen Report

Soal Tender Logistik Rp 7,3 Miliar, KPU Makassar: Silakan Lakukan Sanggahan

Sabtu , 09 November 2013 15:58
Total Pembaca : 332 Views

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Proyek pengadaan logistik untuk Pemilu Calon Legislator (Pilcaleg) 2014 dengan anggarannya Rp 7,3 miliar lebih dimenangkan oleh CV Adi Perkasa melalui proses tender secara elektronik.

Namun beredar kabar jika tender melalui situs lpse-makassar.info ada permainan. CV Adi Perkasa sendiri sudah kali ketiga memenangkan proyek tender KPU, yakni Pilgub Sulsel, Pilwalkot Makassar 2013 lalu dan terakhir tender logistik untuk Pilcaleg 2014.

Jems Anggrek pemilik CV Adi Perkasa, diduga selama ini bermitra dengan pihak penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU dan proyek pengadaan itu tidak ditenderkan.

Sebelumnya, Sekretariat KPU Sulsel Anwar Musaddat membantah. Menurutnya tidak mungkin tak ditender, apalagi pagu anggarannya senilai Rp 7,3 miliar lebih. “Mungkin kemarin itu salah informasi disangka proyek tersebut ditender melalui lpse.sulselprov.go.id, padahal tendernya melalui lpse-makassar.info, ” ujarnya.

Mengenai kriteria penilaian pemenang tender, Kepala bagian umum logistik dan keuagan KPU Sulsel Sahabuddin menjelaskan, bukan harga terendah yang menjadi patokan perusahaan tersebut menjadi pemenang, tetapi perusahaan yang dianggap paling memenuhi tiga syarat. Yakni, syarat administrasi, teknis, harga dan kualifikasi.

“Jadi jika empat unsur ini tidak terpenuhi peserta tender, maka perusahaan tersebut secara otamatis akan gugur,” kata Sahabuddin.

Mengenai CV Adi Perkara yang dituding menjadi mitra KPU Sulsel selama ini dalam hal proyek pengadaan barang dan jasa, menurut dia, pada prinsipnya pengadaan atau tender tersebut dilakukan secara terbuka untuk umum.

“Jadi siapapun yang mendaftar semua bisa. Tidak ada larangan biar dia menang beberapa kali yang penting sesuai aturan berdasarkan Perpes nomor 70 tahun 2012 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah,” tandasnya.

Diketahui, adapun nomor kode lelang tender logistik tersebut yakni 817234. “Artinya sangat jelas jika proyek tersebut ditenderkan,” terangnya.

Menurutnya, meski proyek ini sudah ada pemenanganya, namun saat ini masih ada waktu yang diberikan kepada peserta lain untuk melakukan sanggahan. “Jika sampai 10 November tak ada saran atau kritikan yang masuk. Maka pemenangannya segera kita umumkan melalui LPSE juga,” pungkasnya.


Penulis: Rudhy
Editor: Azis Kuba