SELASA , 25 SEPTEMBER 2018

Soal Uang Panaik Rp 1,2 Miliar, Ini Kata Sahabat Supriansa

Reporter:

Editor:

Lukman

Kamis , 22 Desember 2016 18:58
Soal Uang Panaik Rp 1,2 Miliar, Ini Kata Sahabat Supriansa

Legislator DPRD Maros, Akbar Endra (kiri) bersama Wabup Soppeng, Supriansa (kanan), saat ngopi di Warkop Phoenam, Makassar, Kamis (22/12).

MAKASSAR.RAKYATSULSEL.COM – Rencana Wakil Bupati Soppeng Supriansa untuk menikah akhirnya sampai ke telinga sahabatnya, Akbar Endra.

Sebelumnya beredar kabar jika Supriansa akan menikah dengan record uang panai tertinggi yang mencapai Rp 1,2 miliar. Meski sempat dibantah Supriansa lantaran belum melamar, namun kabar tersebut bikin geger se-Sulsel, bahkan tersebar hampir di seluruh nusantara.

“Sebenarnya soal menikah dan uang panai itu biasa saja dan tidak perlu menjadi isu negatif. Justru harus dipetik hikmah dibalik rencana pernikahan Pak Wabup itu.
Apa hikmahnya?, bahwa beliau bersungguh-sungguh mengakhiri masa lajangnya setelah sekian lama membujang,” kata Akbar, Kamis (22/12).

Menurut Akbar, sebagai sahabat dekat Supriansa, dirinya melihat bukan pada nilai, tapi itu bentuk kesungguhannya untuk mempersunting gadis pujaannya. “Soal berapa nilai uang panaik, yah bisa lebih dari yang selama ini digunjingkan, sebab pernikahan beliau bukan soal nilai uang panaik yang mencapai miliaran, tapi soal cinta suci beliau yang harus dipersuntingnya sebagai pendamping hidupnya ke depan. Kami para sahabat dan keluarga beliau mensupport saja,” ujar politisi Demokrat ini.

Akbat Endra mengaku sudah lama memaksa Supriansa menikah dengan Andi Nunu. Menurut legislator DPRD Maros ini, hubungan Supriansa dengan Andi Nunu sudah lama terjalin. Pernah terputus tapi terajut kembali.

Akbar Endra mengatakan, antara keduanya sudah saling mencintai, sejak awal mereka menjalin hubungan memang sudah didasari oleh cinta suci. “Jadi berapapun jumlah uang panaik yang dibicarakan saat ini, substansinya bukan di situ. Mereka saling mencintai sehingga tak lagi berhitung materi untuk mengesahkan cinta mereka secara syariah,” bebernya. (*)


div>