SABTU , 21 JULI 2018

Soft Launching Stadion Barombong Diundur Hingga April

Reporter:

Al Amin

Editor:

Lukman

Senin , 19 Maret 2018 08:00
Soft Launching Stadion Barombong Diundur Hingga April

Stadion Barombong. ist

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Proyek Stadion Barombong yang sebelumnya siap akan soft launching pada 22 Maret, mendapatkan pengunduran jadwal hingga April mendatang.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel, Sri Endang Sukarsih menyebutkan bahwa agenda yang telah menjadwalkan agenda tersebut diundur lantaran mengikuti agenda gubernur yang sibuk di akhir masa jabatannya. “Kita undur jadwalnya hingga April,” kata Endang, Minggu (18/3).

Padahal sebelumnya, rapat agenda dispora mulai membahas agenda secara teknis, termasuk melakukan beberapa even olahraga pada saat soft launching nanti.

“Kita harap setelah launching PSM sudah bisa main disitu. Beberapa even juga seperti turnamen sepak bola antar OPD dengan Muspida, serta antar instansi dan media juga,” ungkapnya.

Dikonformasi terpisah, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Muchlis Mallajareng mengatakan penundaan jadwal ini dikarenakan menyesuaikan jadwal gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo yang cukup padat.

“Tanggal 22 Maret ini bapak (SYL) dijadwalkan akan ke Jeneponto, sehingga agenda kita dipindahkan,” kata Muchlis.

Selain itu, Muchlis mengaskan bahwa mundurnya jadwal soft launching stadion Barombong ini menguntungkan pihaknya. “Kita lebih bersyukur karena makin banyak waktu untuk bisa mempersiapkan acara yang lebih bagus, sampai saat ini tidak ada yang dirugikan,” jelas Muchlis.

Untuk progres stadion, lanjut Muchlis, masih membutuhkan anggaran sekitar Rp200 miliar.

“Kita masih butuh cukup besar dana termasuk dengan pengerjaan lingkungan. Kemarin perencanaannya saja sudah diatas Rp500 miliar. Untuk fisik Rp300 miliar, sisanya untuk penambahan venue,” tukasnya.

Sementara untuk proses atap, pihaknya sementara dalam proses tender. Saat ini, kerangka tribun juga sudah dalam tahap perampungan.

Diketahui, awalnya, stadion ini dibiayai oleh APBN. Namun, ditengah perjalanan pemprov harus rela anggaran untuk stadion Barombong dialihkan oleh pusat untuk Sea Games. Stadion Barombong sendiri dibiayai oleh APBN yang pengerjaannya dimulai pada tahun 2011 dengan total anggaran Rp14,5 miliar, tahun 2012 kembali mendapat kucuran anggaran sebesar Rp10,5 miliar.

Tahun 2013 anggaran pusat di cut sehingga harus dibiayai oleh APBD sebesar Rp3 miliar, tahun 2014 juga dianggarkan di APBD sebesar Rp20 miliar ditambah kucuran dari pusat senilai Rp17,4 miliar.

Tahun 2015, pemprov kembali menganggarkan lewat APBD senilai Rp25 miliar, tahun 2016 ada Rp17 miliar. Tahun 2017 ini, APBD yang harus di gelontorkan untuk stadion Barombong sekitar Rp95 miliar.

Secara keseluruhan, dari total APBN dan APBD, Stadion Barombong sudah menelan anggaran sebesar Rp202,4 miliar. Stadion Barombong sendiri diperkirakan selesai tahun 2018 ini. (*)


div>