KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Solusi Parkir Liar dan Kebocoran PAD

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 10 Agustus 2017 09:51
Solusi Parkir Liar dan Kebocoran PAD

int

MAKASSAR, RakyatSulsel.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Perusahaan Daerah (Perusda) Parkir Makassar Raya dalam waktu dekat menerapkan sistem pengelolaan parkir berbasis aplikasi online. Dalam penerapannya parkir berbasis aplikasi online ini akan dinamai “Jukir”.

Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya, Irianto Ahmad, mengungkapkan, bahwa terobosan tersebut dilakukan lantaran banyaknya keluhan demi keluhan masyarakat hingga sorotan DPRD Makassar tentang menjamurnya titik-titik parkir liar dan adanya kebocoran-kebocoran dalam manajemen perparkiran di Makassar.

“Ini sebagai komitmen kita menjawab keluhan-keluhan masyarakat terkait perparkiran, juga sebagai langkah menuju Makassar Smart City, sehingga hal ini menjadi mutlak dan akan diberlakukan pada setoran-setoran pendapatan dari parkir,” terang Irianto, Kamis (9/8).

Aplikasi Jukir ini, kata dia memiliki beberapa fitur pembayaran baik tunai maupun non-tunai (uang elektronik) yang dilakukan oleh juru parkir dimanapun, kapanpun di lokasi parkir dan dimonitoring 24 jam secara online dan real time.

Diharapkan, dengan pemanfaatan aplikasi “Jukir” ke depan, menjadi acuan pelaksanaan program Pemerintah Kota Makassar dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan pemanfaatan layanan publik berbasis teknologi informasi dan online yang terintegrasi dengan Bank Pembangunan Sulselbar.

“Kita juga bekerja sama dengan Bank Sulselbar. Selain setoran sudah cashless (tanpa uang tunai), apa pun bentuk transaksi yang bersifat setoran itu langsung terekam, transparan dan dapat terpantau secara real time,” terang Irianto.

Lebih jauh ia menjelaskan, dengan sistem aplikasi ini, segala yang bersentuhan dengan setoran atau pendapatan akan lebih transparan dan diyakini dapat menekan kemungkinan kebocoran, sehingga sangat bermanfaat utamanya dalam memaksimalkan pendapatan.

[NEXT-RASUL]

“Saya pikir jika akuntabilitas baik, pendapatan pun bisa maksimal. Khusus di PD Parkir selama ini kadang kita bingung kemana ini uang, banyaknya mobil dan motor yang parkir. Dengan sistem ini tentu per titik dan perdetiknya kita bisa kontrol pemasukan,” bebernya.

Mengenai kapan dan dimana lokasi aplikasi Jukir tersebut mulai diterapkan, Irianto mengaku saat ini pihaknya masih sementara mempersiapkan lebih lanjut untuk pengaplikasiannya, sebab hingga saat ini, PD Parkir mencatat ada lebih 200 titik yang rencananya akan jadi fokus perhatian.

“Kalau untuk pengaplikasiannya, kita saat ini masih membahasnya dengan sejumlah pihak terkait, lantaran ada lebih 200 titik yang rencananya akan kita bina,” tandas Irianto.

Diketahui beberapa waktu lalu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto telah menandatangani MoU pengelolaan parkir online.

MoU dilakukan dengan PT Trisinergi Global Resourches tentang pengelolaan parkir berbasis aplikasi ‘Jukir’ dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Makassar.

“Kita juga bekerja sama dengan Bank Sulselbar, jadi apa pun bentuk transaksi yang bersifat setoran itu langsung terekam, ada kuitansi nya. Namun setoran sudah cashless (tanpa uang tunai),” kata Danny belum lama ini. (D)


div>