SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Soppeng Target Pertama Penertiban dan Pembinaan TV Kabel

Reporter:

Alief

Editor:

asharabdullah

Selasa , 13 Maret 2018 11:14
Soppeng Target Pertama Penertiban dan Pembinaan TV Kabel

Logo KPID Sulawesi Selatan

SOPPENG, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel segera melakukan penertiban terhadap lembaga penyiaran berbayar atau TV kabel.

Daerah yang menjadi target awal untuk dilakukan penertiban dan pembinaan terhadap usaha TV kabel ini adalah Kabupaten Soppeng.

“Soppeng menjadi daerah pertama di Sulsel yang akan kami lakukan pembinaan dan penertiban,” Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Sulsel, Riswansyah Muchsin, Selasa (13/3).

Dijelaskannya bahwa dalam melakukan penertiban, KPID Sulsel menggandeng Dinas Komunikasi dan Informasi Soppeng selaku pembina lembaga penyiaran di daerah.

“Kita sudah koordinasikan juga dengan instansi yang merupakan pembina lembaga penyiaran di daerah, yakni Diskominfo. Bahkan, rencana penertiban ini juga telah mendapat support dari Wakil Bupati Soppeng, Supriansyah,” ujar Riswansyah, yang juga Korwil Pemantauan Penyiaran di daerah tersebut.

Penertiban usaha TV Kabel tersebut, kata Riswan, dilakukan lantaran pemerintah setempat juga mengaku telah gerah dengan maraknya lembaga penyiaran berlangganan yang tidak berijin tersebut.

Olehnya itu, selain menggandeng Pemkab Soppeng, KPID Sulsel juga bekerjasama dengan Polda Sulsel dan dalam waktu dekat ini akan turun bersama melakukan penertiban.

Dari data yang di peroleh KPID Sulsel, menyebutkan bahwa sedikitnya ada 69 lembaga penyiaran yang ada di daerah kabupaten Soppeng. Namun, hanya ada satu lembaga penyiaran berbayar yang telah mengantongi izin Prinsip Penyiaran, yakni PT Abrar.

“Dalam hal legalisasi meredistribusi siaran, ada 17 TV Kabel lainnya ikut bergabung di PT Albar, sementara 51 TV Kabel lainnya hingga saat ini tidak berijin,” jelas Riswan. (*)


div>