SELASA , 25 SEPTEMBER 2018

Sosialisasi Satwa Dilindungi, Ini Yang Dilakukan Polda Sulsel, Perbakin dan BKSDA

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 15 Agustus 2018 21:30
Sosialisasi Satwa Dilindungi, Ini Yang Dilakukan Polda Sulsel, Perbakin dan BKSDA

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dalam rangka keamanan bersama dan menghindari penyalahgunaan senjata, Ketua Bidang Berburu Pengprov Perbakin Sulsel, Irawan Abadi beserta Subdit Kamneg Direktorat Intelkam Polda Sulsel yang dihadiri Catur Kurniawan, serta dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulsel dan Barat, Edy Santoso, menggelar sosialisasi Peraturan-peraturan tentang penggunaan senapan angin dan satwa yang dilindungi siang tadi, Rabu (15/8/18).

Sosialisasi dengan cara menempelkan stiker pada toko penjual senapan angin yang ada di Makassar, bertujuan agar para pengguna senapan angin nantinya dapat memahami PP No. 7 Tahun 1999 No.8 P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang jenis satwa dan tumbuhan yang dilindungi serta
Peraturan Kapolri No. 8 Tahun 2012 tentang pengawasan dan pengendalian senjata api dan senapan angin untuk kepentingan olah raga.

Sosialisasi dilakukan di beberapa toko yang menjual senapan di Makassar dan akan dibagikan ke seluruh pengkot, pengcab, dan club di wilayah Sulsel.

Setidaknya terdapat sekitar 13 jenis satwa yang dilindungi diantaranya Anoa, Babirusa, Macaca, Monyet Sulawesi, Monyet Jambul, Kucing Hutan, Kuskus, Musang Sulawesi dan Kupu-kupu Sulawesi.

Sedangkan untuk jenis burung yang dilindungi terdapat sekitar 27 spesies, diantaranya pecuk ular, rangkong, Kakatua jambul kuning, Alap-alap dan sejenisnya.

“Dengan adanya sosialisasi ini semua pengguna senapan angin dapat paham tentang peruntukan senapan angin serta hewan-hewan mana saja yang dilindungi dan tidak boleh diburu,” kata Irawan.

Ditambahkan Oleh Multazan selaku pengurus Perbakin Pengprov Sulsel Bidang Humas dan IT, dia menuturkan, hal ini akan disebar luaskan sampai di tingkatan kabupaten begitupun kepada club-club menembak yang ada di Sulsel agar bisa menjadi perhatian bersama. (*)


div>