SABTU , 20 OKTOBER 2018

Ssstt…Komunitas Mulai Beraksi

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 16 Desember 2016 13:36
Ssstt…Komunitas Mulai Beraksi

int

MAKASSAR, RakyatSulsel.com – Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 mendatang, komunitas relawan mulai terbentuk. Organisasi “dadakan” ini bahkan mulai aktif mensosialisasikan salah satu figur yang akan maju di Pilgub.

Sebagian komunitas ini mengaku terbentuk tanpa diminta. Tak hanya aktif lewat kegiatan, komunitas ini juga giat mensosialisasikan jagoannya lewat media sosial.

Sejumlah relawan yang mulai aktif bergerilya diantaranya Jaringan Pemuda Ichsan (JPI) yang mendorong Ichsan Yasin Limpo, Relawan SejatiNA yang mengusung Nurdin Abdullah, Rumahku Sulsel dan Sahabat AF berafiliasi ke Akbar Faisal, hingga Bro Rivai yang mengusung Abdul Rivai Ras.

Komunitas tersebut juga menjadi ujung tombak para kandidat dalam melakukan kampanye secara dini. Mempromosikan figur hingga gagasan konsep dan program yang akan dijalankan ketika menjabat sebagai orang nomor satu di Sulsel menggantikan Syahrul Yasin Limpo.

Tak hanya itu, relawan dan komunitas tersebut bahkan telah menjalar hingga 24 kabupaten/kota di Sulsel. Hal itu pun kemudian menjadi salah satu indikator untuk menetapkan basis pemilih bagi para tim pemenangan dan konsultan politik masing-masing kandidat untuk mendikte pihak lawan dalam meramu strategi politik.

Terkait hal itu, Koordinator JPI, Ian Latanro mengatakan, sejauh ini progres JPI untuk mendorong Ichsan maju pada Pilgub sangat pesat. Bahkan, Ian mengaku, belum genap sebulan bekerja JPI sudah hampir terbentuk di 24 kabupaten/kota di Sulsel.

[NEXT-RASUL]

“Alhamdulillah perkembangan JPI sangat pesat, bahkan perkembangannya diluar dari dugaan kami sebelumnya. Karena kan ini belum cukup sebulan dikerja, namun sudah hampir terbentuk di seluruh kabupaten/kota di Sulsel, ini sungguh luar biasa,” kata Ian, Kamis (15/12).

Ia menambahkan, dirinya akan merampungkan seluruh struktur tim JPI di Sulsel sebelum 2017 mendatang. “Kita belum bisa pastikan kapan kepastian ini sudah terbentuk, yang pasti kami akan terus bekerja secara maksimal agar ini rampung secara keseluruhan mulai dari sekretariat hingga struktur itu rampung sebelum 2017 mendatang,” tegasnya.

Menurut Ian, pembentukan JPI adalah murni lahir dari kerisauan pemuda di Sulsel yang menginginkan kepemimpinan Ichsan berlanjut. Menurutnya, akan sangat disayangkan ketika kapasitas dan kemampuan seorang Ichsan yang telah berprestasi di Gowa selama dua periode tidak melanjutkan kepemimpinan di Sulsel.

“Ini murni muncul dari kawan pemuda, yang menginginkan keberlanjutan kepemimpinan Pak Ichsan. Tidak ada komunikasi sama sekali kepada Pak Ichsan dalam membentuk JPI, kami menilai Pak Ichsan itu adalah sosok pemimpin yang punya kapasitas dan integritas dalam memimpin Sulsel,” terangnya.

Adapun ketika ditanya mengenai deklarasi, Ian mengatakan belum memikirkan hal tersebut. “Kalau soal deklarasi, kami belum mau menjadwalkan secara pasti, karena ini akan terus berkelanjutan. Kami ini akan fokus kerja dulu, setelah semuanya aman maka kami baru pikirkan soal deklarasinya,” ucapnya.

Sementara itu, Bakal Calon Wakil Nurdin Abdullah, Tanribali Lamo mengatakan saat ini dirinya terus bergerak dalam menggalang dukungan di seluruh daerah di Sulsel. Bahkan, dia mengaku telah melakukan pertemuan secara langsung kepada masyarakat di 21 kabupaten/kota di Sulsel.

[NEXT-RASUL]

“Pada intinya kami terus melakukan gerakan untuk merekrut relawan baru. Tidak ada hari tanpa kami merekrut relawan, karena itu sudah menjadi prinsip kami. Dan saya sendiri sudah keliling 21 kabupaten/kota di Sulsel untuk melakukan pertemuan dengan masyarakat untuk menjemput aspirasinya,” kata Tanribali.

Bahkan, karteker Gubernur Sulsel tahun 2008 itu mengaku saat ini dirinya sedang melakukan kunjungan di wilayah selatan Sulsel. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan langkah konsolidasi relawan dan evaluasi struktur relawan SejatiNA.

“Saya saat ini tengah melakukan kunjungan pada daerah di wilayah selatan Sulsel, yakni mulai Gowa hingga nanti berakhir di Bulukumba. Ini adalah bentuk konsolidasi kami dan juga melakukan evaluasi kepada seluruh infrastruktur relawan yang ada di daerah,” jelasnya.

Ketua Tim Relawan SejatiNA yang dihubungi terpisah, Barly Pakantikan mengatakan, Relawan SejatiNA telah terbentuk pada 24 kabupaten/kota di Sulsel. Bahkan, Barly mengaku Relawan SejatiNA tersebut sudah terbentuk hingga tingkat kecamatan.

“Secara keseluruhan Relawan SejatiNA itu sudah komplit di 24 daerah di Sulsel. Bahkan, sudah ada beberapa daerah yang telah terbentuk hingga tingkat kecamatan dan lurah/desa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, salah satu alasan yang membuat animo masyarakat untuk bergabung dengan relawan SejatiNA karena figur Nurdin Abdullah yang telah dikenal dalam membangun Bantaeng. Menurutnya, masyarakat sudah mulai cerdas untuk memilih pemimpin yang tepat untuk Sulsel.

[NEXT-RASUL]

“Penilaian saya terhadap beberapa kelompok masyarakat yang telah saya temui di daerah, kebanyakan sudah mulai tidak ingin berpolitik pragmatis dan beralih untuk memilih figur yang sudah terbukti bekerja untuk mereka seperti apa yang diperlihatkan Pak Nurdin di Bantaeng,” jelasnya.

Sementara Ketua Koordinator Tim Relawan Rumahku Sulsel dan Sahabat Akbar Faisal, Rusman Ali mengatakan saat ini sudah ada 32 komunitas yang tergabung dalam Rumahku Sulsel dan Sahabat Akbar Faisal.

“Semua jalan baik Relawan Rumahku Sulsel maupun Sahabat Akbar Faisal, bahkan sekarang ini kelompok relawan terus berjalan di daerah, dan saat ini sudah ada 32 relawan masuk daftar mendukung Pak Akbar maju Pilgub,” terangnya.

Ia menambahkan, 32 komunitas tersebut terdiri atas beberapa segmentasi. Mulai dari kalangan pemuda, tokoh masyarakat, hingga pecinta seni dan budaya. “Tim Relawan kami itu komplit, mulai dari kalangan pemuda, tokoh masyarakat hingga penggiat seni juga ada, dan mereka semua itu jalan sendiri,” ungkapnya.

Menurut Rusman, seluruh komunitas yang tergabung dalam pemenangnya Akbar Faisal di Pilgub Sulsel 2018 mendatang tersebut saat ini sedang fokus pada sosialisasi. “Semua jalan saat ini fokus pada tahapan sosialisasi dulu, bagaimana sosok Pak Akbar dikenal oleh masyarakat Sulsel, hingga program yang akan diperjuangkan nantinya,” ucapnya.

Adapun soal deklarasi, Rusman mengaku belum ada jadwal pastinya. “Soal deklarasi itu mudah, yang pasti kami ini kerja dulu. Deklarasi itu akan kami lakukan ketika semua telah terkoordinasi dengan baik,” pungkasnya.

[NEXT-RASUL]

Sementara Bakal Calon Gubernur Sulsel Abdul Rivai Ras yang telah membentuk komunitas Bro Rivai, mengaku saat ini tim dan relawannya telah tersebar pada 24 kabupaten/kota. Menurutnya, seluruh daerah tersebut dibawahi oleh tiga koordinator wilayah.

“Tim dan relawan Bro Rivai yang saya bentuk sudah ada di 24 kabupaten/kota. Dan itu terkoneksi secara keseluruhan, dibawah tiga wilayah kerja yakni Bone membawahi daerah Bosowasi, Makassar membawahi wilayah selatan, serta Palopo di wilayah utara Sulsel,” terangnya.

Rivai mengaku berencana akan melaksanakan deklarasi secara besar-besaran pada awal 2017 mendatang. Meski demikian, hal itu akan disesuaikan dengan koordinasi seluruh tim Bro Rivai pada 24 kabupaten/kota.

“Kalau soal deklarasi saya kira kami sudah melakukan itu. Tapi, memang itu tidak dilakukan secara bersamaan seluruh tim dan relawan. Makanya, jika memang awal 2017 itu seluruh tim sudah terkoordinasi dengan baik maka kita akan deklarasi secara besar-besaran,” jelasnya. (E)

 


Tag
  • pilkada 2018
  •  
    div>