KAMIS , 22 NOVEMBER 2018

Status Rahim Bustam Masih Saksi

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 07 Agustus 2017 11:38
Status Rahim Bustam Masih Saksi

Kejari makassar. Ilustrasi. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, menjadwalkan pemangilan terhadap Direktur Utama (Dirut) Perusahan Daerah (PD) Raya Makassar, Rahim Bustam, hari ini, Senin (7/8). Pemeriksaan Rahim Bustam tersebut sebagai saksi, dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Pungutan Liar (Pungli) pembayaran sewa lods pasar Pa’baeng-baeng Makassar.

“Pemeriksaan saksi untuk menelusuri adanya keterlibatan pihak lain, yang diduga bertanggungjawab dalam sewa lods tersebut,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Makassar, Alham diberitakan Rakyat Sulsel, Senin (7/8).

Sebelumnya, dalam kasus ini Tim Saber Pungli Polda Sulsel telah menetapkan Kepala Pasar Pa’Baeng Baeng Laisa Naggong, sebagai tersangka. Laisa tertangkap tangan menerima pungli, hasil penjualan lods pasar Pa’baeng-baeng.

Diketahui juga dalam persidangan, Laisa Nanggong mengaku menerima uang tersebut untuk diserahkan kembali ke atasannya. Hal tersebut diperkuat dengan keterangan saksi.

Penangkapan dilakukan saat tim OTT Polda mendapatkan laporan dari beberapa pedagang, yang mencurigai adanya mark up penjualan lods. Penyidik menemukan adanya penjualan lods tidak sesuai, karena pihak pasar mengadakan 30 unit lods di pasar Pa’baeng-baeng, dengan harga jual Rp2,250 juta. Namun, dijual oleh tersangka sebesar Rp20 juta dan Rp30 juta. Hasil penjualan lods kemudian disetor ke PD Pasar.

Selain itu, hasil penyelidikan menguat bahwa dari infrastruktur bangunan lods juga dipakai rangka baja murah, yang tidak sesuai dengan harga jual per unitnya Rp20 juta hingga Rp30 juta.

Laisa dalam kasus ini divonis selama tiga tahun penjara. Laisa dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi pungli pembayaran sewa lods pasar Pa’baeng-baeng Makassar. Selain pidana penjara, Laisa juga dikenakan denda Rp150 juta, dengan subsider tiga bulan kurungan. (***)


div>