SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Suami Inneke Resmi Ditahan oleh KPK

Reporter:

Editor:

dedi

Jumat , 23 Desember 2016 19:38
Suami Inneke Resmi Ditahan oleh KPK

int

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia (MTI), Fahmi Darmawansyah, Jumat (23/12).

Fahmi ditahan usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terkait pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla) tahun 2016.

Fahmi keluar sekitar pukul 17.00 WIB dengan mengenakan rompi oranye. Dengan raut kecewa, Fahmi mengaku tidak menduga pemeriksaan pertamanya di KPK berujung penahanan.

“Saya ke sini datang atas inisitaf saya sendiri. Saya belum dapat surat dari KPK, mau klarifikasi ternyata surat sudah kita cek di rumah, di kantornya semuanya tidak masuk. Niat baik saya ke sini, tapi kondisinya seperti ini,” kata suami dari artis Ineke Korsherawati itu di depan gedung KPK.

Fahmi mengaku telah berada di luar negeri sebelum kejadian operasi tangkap tangan (OTT).

Menurut dia, sedianya dia kembali ke Indonesia pada 29 Desember mendatang. “Karena ada berita seperti ini saya pulang, harusnya saya ke sini besok. Yang jelas saya bukan buron, saya niat baik buat klarifikasi,” ujar dia.

Informasi dihimpun, Fahmi ditahan di Rutan KPK, Kuningan, Jakarta untuk 20 hari pertama.

Pada 14 Desember lalu, KPK menangkap empat orang di dua lokasi berbeda di Jakarta. Di antaranya, Deputi Informasi Hukum dan Kerjasama sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Utama (Sestama Bakamla), Eko Susilo Hadi (ESH).

KPK juga menangkap tiga pegawai PT MTI, Muhammad Adami Okta, Hardy Stefanus, dan Danang Sri Radityo.

Dalam penangkapan KPK menyita barang bukti berupa uang sebesar Rp 2 miliar dari tangan Eko yang ditangkap di Kantor Bakamla, Jakarta Pusat. Suap diberikan terkait dengan pengadaan alat monitoring satelit RI Tahun 2016 dengan sumber pendanaan APBN-P tahun 2016 senilai Rp 200 miliar.

KPK kemudian menetapkan Eko, Adami, dan Hardy sebagai tersangka. Serta, Direktur Utama PT MTI, Fahmi Darmawansyah sebagai tersangka pemberi suap. Sementara Danang berstatus saksi dan dilepaskan. (put/jJPG/rol)


div>