RABU , 21 NOVEMBER 2018

Suami Nyaleg, Mampukah Komisioner Bawaslu Bantaeng Netral ?

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

Iskanto

Senin , 22 Oktober 2018 16:10
Suami Nyaleg, Mampukah Komisioner Bawaslu Bantaeng Netral ?

Bawaslu

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Suami Salah Satu Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantaeng, Nuzuliah Hidayah maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) Partai Golkar. Yakni Muhammad Nurfajri, pada Dapil 4 Bantaeng (Kecamatan Pa’jukukang).

Pengamat Politik, Andi Sofyan Hakim mengatakan harusnya panitia seleksi mencermati latar belakang calon Komisioner Bawaslu Bantaeng.

“Persyaratan pada saat mendaftar ini sudah melarang, namun panitia seleksi tetap memproses, kita curiga ada titipan,” jelasnya, Senin (22/10) sore.

Dia menjelaskan ketika latar belakang telah diketahui, Calon Komisioner segera untuk digugurkan. Namun tetap saja diloloskan tanpa alasan yang jelas pada publik.

“Ini sudah jelas harus panitia seleksi angkat bicara mampukah netral ini Komisioner atau tidak. Mana mungkin seorang istri tidak mendukung suaminya, marilah kita berpikir, ” ujarnya.

Masalah yang lebih besar juga akan timbul dari kejadian ini. Bagi dia, hal ini dapat menimbulkan kecemburuan sesama partai politik.

“Ini juga sudah jelas akan menimbulkan kecemburuan antar sesama partai politik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Bantaeng, Muhammad Saleh membenarkan hal tersebut. Menurutnya, profesionalisme seorang Komisioner dipertaruhkan dalam kondisi dilema ini.

” Iya ada. Disitulah profesionalismenya dipertaruhkan. Karena saat perekrutan tidak ada larangan,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, tidak ada partai politik yang dispesialkan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan partai politik.

” Tidak. Dalam pengambilan keputusan (pleno) jika ada kasus terkait suami ibu Lia, maka ibu Lia tidak diikutkan dalam rapat pleno. Tidak ada, semua diperlakukan sama,” tegasnya. (*)


div>