SENIN , 10 DESEMBER 2018

Suami Tega Bunuh Istri Selepas Subuh

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 09 Maret 2017 11:36
Suami Tega Bunuh Istri Selepas Subuh

Lokasi Lokasi Sunarto, membunuh istrinya sendiri, Saripah. foto: jpg

JAKARTA – Warga Dusun Teges, Desa Krandengan, Kecamatan Bayan, Purworejo, digegerkan aksi pembunuhan selepas subuh, Rabu (7/3). Sunarto, 63, tega membunuh istrinya sendiri Saripah, 43, tanpa sebab yang jelas.

Adik kandung pelaku, Sudaryanto, 40, mengatakan kejadian berawal saat korban diminta mandi pagi oleh suaminya. Permintaan itu dituruti Saripah.

“Selesai mandi, dia sudah membawa pisau dan menghampiri istrinya, lalu menghujamkan pisaunya ke tubuh korban,” kata Sudaryanto yang tinggal di depan rumah korban.

Upaya pembunuhan itu sempat mengundang histeris dari korban dan teriakannya membuat tetangganya mendatangi rumah korban. Tetangga terdekat rumah pelaku, Suyitno, berupaya masuk rumah, tapi masih terkunci. Ia berusaha mengedor pintu dan berhasil.

”Setelah pintu terbuka, saya langsung masuk tapi memilih mundur karena tidak berani,” kata Suyitno.

Ketidakberaniannya dipicu tindakan pelaku yang masih tampak kesetanan dalam melakukan pembunuhan terhadap istrinya.

Gagal memberikan pertolongan, Suyitno langsung melaporkan kejadian itu kePolsek dan Koramil Bayan.

[NEXT-RASUL]

”Tidak lama kemudian petugas datang ke lokasi dan langsung menangkap pelaku. Korban meninggal dunia karena luka tusukan di tubuhnya,” tambah Suyitno.

Oleh petugas, korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Tjitrowardjojo untuk dilakukan visum.

Terpisah, Kapolres Purworejo AKBP Satrio Wibowo saat dimintai konfirmasi, petugas masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini. Belum diketahui persis motif sebenarnya dari tindakan nekat pelaku terhadap istrinya sendiri itu.

”Yang diketahui baru korban dibunuh setelah disuruh mandi karena akan ada tamu,” kata Kapolres.

Pelaku yang saat ini telah diamankan di Mapolres Purworejo, berdasar informasi, memiliki riwayat sakit jiwa, di mana 15 hari sebelumnya pelaku diperiksakan kejiwaannya di Puskemas Bayan.

”Kami akan membawa pelaku ke Magelang (RSJ, Red) untuk diperiksakan, apakah benar-benar sakit jiwa atau tidak,” tandasnya. (jpg)


div>