Kamis, 29 Juni 2017

Subsidi Listrik Dicabut, Ada Tempat Mengadu

Minggu , 18 Juni 2017 22:25
Penulis :
Editor   : Ashar Abdullah
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian ESDM menyediakan media pengaduan pelanggan listrik yang merasa tidak berhak mengalami pencabutan subsidi listrik.

Karenanya, Staf Khusus Menteri ESDM Hadi M. Djuraid meminta masyarakat yang menjadi pelanggan listrik 900 VA tidak perlu panik.

“Kami sudah menyediakan tempat pengaduan, jadi tidak usah ribut karena tidak dapat subsidi. Jika pelanggan listrik mengadu di layanan tersebut maka akan segera diproses untuk dievaluasi. Untuk memastikan apakah memang pantas atau tidak menerima subsidi,” ujar Hadi di Jakarta, Minggu (18/6).

Mekanisme pengaduan dengan menyampaikan ke perangkat desa yang kemudian diteruskan ke tingkat kecamatan secara online. Setelah itu akan dilaporkan ke posko yang telah disediakan Kementerian ESDM. Laporan kemudian diteruskan kepada Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) untuk memastikan pelanggan listrik berhak mendapat subsidi atau tidak.

“Jika berhak maka Kementerian ESDM akan berkoordinasi dengan PLN untuk memberikan subsidi listrik kembali,” jelas Hadi.

Hingga 13 Juni, pihaknya mencatat ada sekitar 55.080 pelanggan golongan 900 VA yang mengadukan pencabutan subsidi listriknya. Dengan rincian, 27.147 pelanggan telah mendapatkan kembali subsidi, 27.781 sedang proses verifikasi ulang, dan 74 tidak mendapatkan subsidi kembali. Di sisi lain, terdapat 78 pelanggan yang menolak diberikan subsidi karena merasa tidak berhak.

“Jadi kalau ada ‘saya Indonesia, saya Pancasila’ sangat cocok diberikan pada mereka-mereka yang sadar diri dan menolak disubsidi karena bukan haknya,” demikian Hadi. (wah/rmol)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*