JUMAT , 15 DESEMBER 2017

Sudah Lima Hari Poros Rantebua – Buntao’ Tertutup Material Longsor

Reporter:

Cherly Manda

Editor:

Muh Sophian AS

Selasa , 28 November 2017 17:20
Sudah Lima Hari Poros Rantebua – Buntao’ Tertutup Material Longsor

Tampak warga bekerja bakti, untuk membuka akses jalan yang tertimbun dengan material longsor, dengan menggunakan alat seadanya, tanpa bantuan dari pemerintah setempat dan BPBD Toraja Utara.

TORAJA UTARA,RAKYATSULSEL.COM – Material longsor yang menutupi badan jalan poros Rantebua – Buntao’ tepatnya di Lembang Sapan Kua-Kua, kecamatan Kabupaten Toraja Utara, hingga saat ini belum ditangani oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Toraja Utara. Longsor ini sudah 5 hari sejak Jumat dini hari sekitar pukul 01.30 WITA. Belum adanya penanganan dari pemerintah membuat warga melakukan kerja bakti membersihkan material longsor.

Menurut salah satu warga, Alsin mengatakan bahwa sudah lima hari sejak kejadian longsor tetapi belum ada petugas dari lembang ataupun BPBD yang datang.

Akibatnya disamping menghambat akses jalan akibat tertimpa material longsor ada juga dua rumah warga di Tangdanun, Desa Sapan Kua-Kua ini terancam tertimbun longsor. “Sudah lima hari pak kejadiannya, namun belum ada aparat Lembang/ Desa, maupun dari BPBD yang datang meninjau langsung kondisi disini, kami berharap Pemerintah segera menindak lanjuti mengingat rumah kami juga ikut terancam, tertimbun material longsor” harap Alsin, Selasa (28/11).

Warga setempat juga menilai kinerja BPBD Toraja Utara lamban dalam menanggapi bencana. “Padahal ini salah satunya akses warga Kelurahan Bokin dan Buangin, serta Desa Makuan Pare, dan Desa Pitung Penanian, Kecamatan Rantebua,” terang Alsin

Kerja bakti warga dalam membersihkan material longsor membuat sebagian akses jalan sudah bisa dilalui oleh kendaraan bermotor. (*)


div>