SELASA , 21 AGUSTUS 2018

Sukses, Erna Taufan “Diserbu” Foto dan Tanda Tangan Saat ‘Meet and Greet’ di Depok

Reporter:

Editor:

Niar

Minggu , 15 Juli 2018 22:54
Sukses, Erna Taufan “Diserbu” Foto dan Tanda Tangan Saat ‘Meet and Greet’ di Depok

int

DEPOK, RAKSUL.COM- ‘Meet and Greet’ bersama Erna Rasyid Taufan, Penulis buku ’99 Doa Sehari-hari untuk Anak Shaleh’ berlangsung sukses.

Kegiatan yang dilaksanakan Melvana Gramedia, di Depok, Minggu, (15/7/2018) ini dihadiri audiens dari berbagai kalangan di berbagai daerah di Indonesia, seperti Bogor, Riau, Bekasi, Cirebon, Jakarta, Makassar, Maros, Indramayu, Bandung, dan Kendari.

Dari sejumlah audiens yang datang tersebut, banyak di antara mereka yang sengaja datang, hanya untuk bertatap langsung dengan Istri Wali Kota Parepare itu.

Selain saran, dan apresiasi, pujian tentang kepribadian penulis juga menjadi bahan pembahasan dalam sesi tanya jawab.

Buyung misalnya, perancang ternama di Jakarta ini memuji kegigihan Erna dalam berdakwah. Tak hanya konsisten dalam lisan, dan busana lewat rancangannya, namun juga lewat tulisan. Buyung mengapresiasi buku doa yang ditulis Erna, dan berharap buku tersebut juga bisa hadir di belahan dunia.

“Bu Erna ini bukan hanya pendakwah lewat lisan dan tulis, tapi juga lewat busana yang dirancangnya, berpakaian syar’i namun tetap elegan, itu menjadi ciri khas karyanya. Buku yang ditulis kali ini sangat bagus untuk generasi Islami, namun semoga nanti dapat dilengkapi dengan terjemahan bahasa Inggris, sehingga juga bisa hadir di Cina, Amerika, dan di seluruh dunia,” harap Buyung.

“Saya sangat kagum sama Ibu Erna Taufan, saya sering dengar nama Ibu. Aktif di segala organisasi, tapi masih bisa membagi waktu untuk menulis. Apa yang menjadi kiat-kiat Ibu dalam menulis di sela kesibukan?” tanya Giovani, warga Bogor yang sengaja datang menghadiri ‘meet and greet’ itu.

“Menurut saya buku ini penting sekali dimiliki sebagai referensi di rumah. Kenapa? karena dalam pembentukan karakter anak, 60 persen dibentuk di lingkungan keluarga, termasuk salah satunya melalui buku ini. Saya lihat, meski judulnya untuk Anak shaleh tapi ternyata isinya bukan hanya diperuntukkan untuk anak shaleh saja, tetapi juga bapak shaleh,” canda Bahtiar Syarifuddin, warga Parepare yang kebetulan berada di Jakarta, dan menyempatkan waktu menghadiri acara bedah buku itu.

Selain terjemahan Bahasa Inggris, ada juga peserta yang berharap buku tersebut dapat dikemas dalam bentuk digital, dan animasi.

Menyikapi apresiasi dan saran dari audiens, Istri Wali Kota Parepare menanggapinya dengan bijak.

“Semua saran ini hebat-hebat. Saya bahkan tidak pernah terpikirkan. Insya Allah ke depan kita akan mempertimbangkan saran itu, dan mudah-mudahan bisa berterima di lingkungan masyarakat,” lugas Erna Taufan.

Usai membedah buku, Erna Rasyid Taufan “diserbu” diajak berfoto oleh para audiens. Tak ketinggalan, peserta juga meminta buku yang didapatkan secara gratis tersebut untuk dibubuhi tanda tangan sang penulis.

“Saya sering dengar nama beliau, (Erna Taufan, red.). Beliau hebat, Istri Walikota, berprestasi, dan juga bisa jadi penulis hebat,” aku Herlina, warga Bandung. (*)


div>