RABU , 14 NOVEMBER 2018

Sukses Gelar Research Colloquium, LPM Penalaran UNM Diminta Jangan Takut Bersaing

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Minggu , 16 September 2018 23:45
Sukses Gelar Research Colloquium, LPM Penalaran UNM Diminta Jangan Takut Bersaing

Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) saat menggelar kegiatan Research Colloquium (RC).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menggelar Research Colloquium (RC).

Kegiatan yang mengusung tema “Valuing the Ethics of Research and Publication” ini berlangsung 16 September 2018 di Ballroom Menara Phinisi lantai 2. Research Colloquium ini dibuka oleh Pembantu Rektor IV UNM, Prof Dr Gufran Darma Dirawan.

Dalam sambutannya, Gufran Darma Dirawan memberikan motivasi kepada para peneliti untuk terus melanjutkan penelitian dan tidak takut untuk bersaing sampai kanca internasional. “Jangan pernah takut bersaing,” kata Gufran Darma Dirawan.

Sementara Ketua Umum LPM Penalaran UNM Agusman menyampaikan, bahwa anggota LPM Penalaran UNM sadar bahwa banyak sekali permasalahan yang ada di masyarakat. Itulah mengapa LPM Penalaran UNM sebagai lembaga penelitian mengharuskan anggotanya untuk melakukan penelitian sehingga bisa membantu memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada.

Kegiatan Research Colloquium terdiri dari beberapa agenda yaitu talkshow yang mengundang beberapa pakar sebagai pembicara utama. Seperti Ketua Balitbangda Sulawesi Selatan, Dr M Iqbal S Suhaeb. Kemudian ada Faridah Ohan (akademisi) serta Ihwana Mustafa dari Program Manager YSTC Save The Children.

Dalam talkshow ini para pembicara membahas tentang penelitian, baik itu penelitian secara umum maupun penelitian yang pernah dilakukan oleh pembicara sendiri.

Setelah talkshow, agenda dilanjutkan dengan expo. Pada sesi expo, semua tim peneliti menampilkan seluruh rangkaian penelitian yang dilakukan melalui poster dan menjelaskan penelitian yang dilakukan kepada para pengunjung.

Agenda terakhir yang dilakukan pada Research Colloquium kali ini adalah Paralel Session. Paralel Session berlangsung di empat ruangan yang berbeda dengan menampilkan 19 penelitian yang telah dilakukan oleh anggota LPM Penalaran UNM. (*)


div>