KAMIS , 13 DESEMBER 2018

Sukses Satukan Koalisi Rakyat

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 23 Juni 2018 10:20
Sukses Satukan Koalisi Rakyat

Dok. RakyatSulsel

* IYL-Cakka: Rakyat Bersatu Tak Bisa Dikalahkan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kampanye akbar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL) berhasil menyatukan koalisi rakyat dan partai politik.

Keberhasilan itu terbukti dengan ribuan massa pendukung yang memadati lokasi kampanye pamungkas ini di Lapangan Karebosi, Makassar, Jumat (22/6) kemarin. Ini adalah bukti jika pasangan nomor urut 4 tersebut benar-benar menjadi milik koalisi rakyat.

Selain di dalam lapangan, massa juga memadati sejumlah ruas jalan di sekitar Karebosi. Seperti di Jalan Jenderal Sudirman. Para koalisi rakyat yang datang dari berbagai arah di Makassar, mengenakan atribut pasangan nomor urut 4 tersebut, baik yang diproduksi oleh jaringan relawan, komunitas, maupun inisiatif warga sendiri.

Yel-yel “Rakyat Bersatu Tak Bisa Dikalahkan pun menggema. Munculnya IYL-Cakka ke atas panggung pun bernuansa heroik. Mirip seperti perayaan kemenangan. Ada instrumen musik dan kembang api.

Ichsan dan Cakka yang masing-masing didampingi istrinya, muncul dari lantai dua panggung orasi yang “disulap” seperti rumah produktif, atau program unggulan yang akan diwujudkan duet nomor urut 4 ini.

Setelah menyapa koalisi rakyat di ‘lantai dua rumah produktif’, IYL-Cakka kemudian turun ke panggung untuk menyampaikan orasi politiknya, sekaligus menyampaikan rasa terima kasih kepada rakyat.
Saat berorasi pun, Ichsan begitu berapi-api. Dan semangat rakyat tetap terbakar. Yel-yel Rakyat Bersatu Tak Bisa Dikalahkan menggema di setiap jeda orasi Ichsan.

Dihadapan puluhan ribu koalisi rakyat IYL-Cakka terlebih dahulu menyampaikan salam penghormatan kepada rakyat Sulsel, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh politik yang hadir.

“Jiwamu adalah nafas kami berdua. Nafasmu adalah jiwa kami berdua,” tegas Ichsan disambut riuh tepuk tangan dan sorak-sorai Punggawa Macakka.

Ichsan juga menyampaikan salam penghormatan kepada eks Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang juga adalah kakak kandungnya.

Lagi-lagi, salam penghormatan Ichsan YL menarik perhatian puluhan ribu pendukung dan simpatisan yang hadir. “Salam hormat saya kepada mantan Gubernur Sulawesi Selatan, pak Syahrul Yasin Limpo,” ucap Ichsan.

Setelah itu, IYL menegaskan komitmennya untuk kesejahteraan rakyat Sulsel jika kelak atas izin Tuhan dan dukungan rakyat bisa terpilih memimpin Sulsel.

Hal ini bukan tanpa alasan, pasalnya diantara 4 pasangan, duet nomor urut 4 ini adalah kandidat memiliki pengalaman dan sepak terjang di pemerintahan.

Baik Ichsan YL maupun Andi Mudzakkar telah menjabat sebagai legislator dan Bupati masing-masing dua periode. Ichsan YL di Gowa dan Andi Cakka di Luwu. Artinya, kedunya telah memiliki pengalaman selama kurun waktu kurang lebih 25 tahun.

Pengalaman sebagai legislator dan Bupati, menjadikan pasangan ini sangat matang pada pengalaman perencanaan anggaran dan pembangunan.

Jaminan pengalaman dan rekam jejak ini disampaikan Ichsan YL di hadapan lautan manusia pada kampanye pamungkas itu. “Kami berdua memiliki pengalaman 25 tahun lebih di pemerintahan. Oleh karena itu ada jaminan kami berdua paham dan mengerti pemerintahan,” kata Ichsan disambut riuh tepuk tangan puluhan ribu hadirin.

Dari rekam jejak keduanya, selama 25 tahun di pemerintahan dan puluhan tahun memimpin organisasi, akan tetapi keduanya tidak pernah dan diisukan tersentuh kasus hukum, apalagi korupsi.

“25 tahun kita teruji, tidak korupsi dan tidak suka membohongi rakyat kami,” ucap tokoh pendidikan yang telah menerima penghargaan tertinggi di dunia pendidikan, yakni penghargaan Kihajar Dewantara.

Dalam kesempatan itu pula, IYL mengimbau kepada masyarakat jangan mencoblos nomor 4 karena figur dirinya dan wakilnya, Andi Mudzakkar.

“Tapi mencoblos nomor 4, dengan niatnya harus sama, yaitu saya mencoblos nomor 4 untuk anak dan cucu saya bisa hidup lebih baik dari hari ini dan yang akan datang,” ucap mantan Bupati Gowa dua periode tersebut.

Menurut IYL, program-program yang dicanangkan olehnya ialah alasan utama mengapa dirinya harus dipilih. Sederet program yang ditawarkan bila terpilih, antara lain rumah produktif, akses pendidikan yang memudahkan, pelayanan kesehatan yang memadai, dan peningkatan kesejahteraan.

IYL juga mengingatkan kepada seluruh pendukungnya serta masyarakat Sulsel, terkait potensi munculnya “serangan fajar” dengan menggunakan bingkisan sembako dan uang tunai jelang hari pencoblosan, 27 Juni mendatang.

“Sebelum masuk pemilihan, bakal muncul berbagai rayuan dengan memberikan iming-imingan sembako dan uang tunai untuk ditukar dengan suara. Jika terjadi hal demikian, saya menganjurkan untuk mengambil sejumlah sembako atau apapun pemberian dari tim pemenangan kandidat lain untuk mengambil uangnya, tapi jangan memilih orangnya di TPS,” tegasnya.

Lebih lanjut, IYL mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang bisa membanggakan masyarakat Sulsel dan menjaga nilai-nilai budaya, karena membagi sembako dan uang bukan budaya orang Sulsel.

“Kalau ada yang datang memberikan sembako dan uang, ambil uangnya tapi jangan pilih orangnya. Pastikan di dalam hati Anda memilih IYL-Cakka,” kata IYL dalam orasinya. (*)


div>