SELASA , 13 NOVEMBER 2018

Sulivec 2018, Dokter Hewan Diminta Proaktif Perhatikan Kesehatan Hewan Ternak

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Minggu , 29 April 2018 21:36
Sulivec 2018, Dokter Hewan Diminta Proaktif Perhatikan Kesehatan Hewan Ternak

Sulawesi Livestock dan Ver Expo Contest (Sulivec) 2018 digelar di Celebes Convention Center (CCC) Makassar 28-29 April 2018.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Event peternakan yang bertajuk Sulawesi Livestock dan Ver Expo Contest (Sulivec) 2018 digelar di Celebes Convention Center (CCC) Makassar 28-29 April 2018. Sulivec yang diselenggarakan ini dalam rangka memperingati hari kedokteran hewan sedunia.

Plt Sekda Provinsi Sulsel, Tautoto Tanaranggina yang membuka kegiatan itu menyampaikan pemerintah dan swasta harus bersinergi dalam membangun peternakan Sulsel lebih maju. Ia juga berharap dokter hewan di Sulsel dapat lebih proaktif memberikan kontribusi dalam pemeliharaan hewan ternak agar bebas dari segala penyakit.

Ketua Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), Agung Joni Wahyuda mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini bertujuan untuk mempromosikan pentingnya peran dokter hewan, meningkatkan kepedulian atas kontribusinya dalam meningkatkan kesehatan hewan termasuk kesehatan global.

“Dengan kegiatan ini, kita ingin memberikan kontribusi kesehatan hewan untuk kesejahteraan masyarakat, termasuk didalamnya pengawasan obat hewan yang berorientasi pada anti mikrobial resisten,” ujarnya.

Direktur Pemberdayaan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Slamet santoso yang turut hadir dalam acara itu menyampaikan bahwa pihaknya menciptakan smart ternak yang bisa mendeteksi kesehatan ternak secara online. “Jadi tujuannya untuk memudahkan dalam mengawasi kesehatan hewan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Sulivec, Drh Magfira Satya Apada mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk memperingati hari ulang tahun PDHI yang bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas).

Ketua Panitia Sulivec, Drh Magfira Satya Apada.

“Ini adalah kegiatan perdana di Sulsel dan berharap bisa dilakukan per 2 tahun dan diharapkan Sulivec selanjutnya lebih banyak di ikuti oleh perusahan pakan dan obat-obat hewan. Adapun jumlah stand sebanyak 40. Mulai dari swasta, pemerintah serta tetshop,” jelas Magfira.

Salah satu peserta kegiatan, Direktur PT Buls (Berdikari United Livestock), Arif mengatakan, bahwa acara ini sangat bagus untuk memperkenalkan dunia peternakan lebih luas.

“Momen seperti ini harus lebih sering dilakukan, minimal per 3 bulan. Harapan saya bisa menjadi kegiatan rutin. Edukasi dini tentang hewan ternak juga harus dilakukan untuk membangun jiwa peduli , kasih sayang terhadap sesama makhluk hidup,” jelasnya.

Sekadar diketahui, kegiatan it menampilkan beraneka ragam satwa langka yang dilindungi serta diikuti puluhan komunitas pencinta hewan. (*)


Tag
  • Sulivec 2018
  •  
    div>