SABTU , 20 OKTOBER 2018

Sulsel Darurat Narkoba

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 14 September 2017 10:15
Sulsel Darurat Narkoba

Grafis (Doc.RakyatSulsel)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel menyebut Sulsel dalam kategori Darurat Narkoba. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Pusat Penelitian Kesehatan (Puslitkes) Universitas Indonesia (UI) dan BNN, penyalahguna narkoba di Sulsel mulai dari usia 10 tahun hingga 59 tahun. Baik dari kalangan pelajar dan mahasiswa, pekerja hingga pengangguran.

Kepala BNNP Sulsel, Brigjen Pol Mardi Rukmianto, mengatakan, kondisi Sulsel dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba saat ini sangat memprihatinkan. Prevalensi atau perbandingan penyalahguna yang dibandingkan dengan jumlah penduduk yang diukur saat ini, secara nasional Sulsel sudah berada pada urutan ke sembilan.

Bahkan, jumlah penyalahguna narkoba di Sulsel telah mencapai 2,27 persen. Padahal idealnya, hanya 0,03 persen.

“Jumlah penyalahguna 138.937 orang. Dibandingkan dengan jumlah penduduk yang diukur sebanyak 6.115.600 orang, ini berarti Sulsel sudah melebihi angka pembatas,” jelasnya, kemarin.

Menurutnya, tingginya angka penyalahgunaan narkoba di Sulsel, disebabnya adanya dukungan modal yang besar dari jaringan berskala internasional di Indonesia. Apalagi, Sulsel memiliki banyak pelabuhan yang menjadi tempat masuknya narkoba.

“Di sini banyak pelabuhan tikus yang kita miliki, dan di sana tidak ditemukan petugas-petugas yang dapat mengawasi,” tambahnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan melakukan upaya pencegahan dan memutus jaringan bandar, guna menekan angka penyalahguna narkotika.


div>