KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

Sulsel Ekspor 20 Ton Bawang Merah ke Vietnam

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 16 Oktober 2017 11:00
Sulsel Ekspor 20 Ton Bawang Merah ke Vietnam

EKSPOR BAWANG. Pekerja sedang mengangkat bawang merah di Pelabuhan Paotere, belum lama ini. Bawang merah asal Kabupaten Enrekang, Sulsel, akan diekspor ke ke Vietnam sebanyak 20 ton. dok rakyatsulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah tak lagi impor bawang merah. Tahun ini, terjadi panen raya bawang merah. Oleh karena itu, menggela Festival Bawang Merah dan Ekspor Bawang Merah Enrekang ke Vietnam. Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang (14/10) lalu. Dimana, dibuka langsung Menteri Pertanian Republik Indonesia Amran Sulaiman.

Menurutnya, kesejahteraan petani merupakan tugas semua elemen bangsa. Selain itu, Amran menegaskan kepada Bulog dan stakeholder yang bergerak dalam sektor pertanian, khususnya komoditi bawang merah.

“Saat ini tidak membeli bawang merah pada tingkat petani dengan harga murah. Harganya berada pada kisaran Rp12 ribu per Kilogram (Kg),” kata Amran saat mengunjungi Festival Bawang Merah.

Selain itu, pada kesempatan ini, Amran juga menyerahkan bantuan peralatan mesin pertanuan kepada kelompok tani di Kabupaten Enrekang. Kemudian, dilanjutkan dengan pelepasan ekspor bawang merah, sebanyak 20 ton ke Vietnam.

Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura (KTPH), Provinsi Sulsel, Fitriani, mengatakan, komoditi bawang merah mempunyai potensi besar dan penyumbang inflasi di sektor pangan. Oleh karena itu, diperlukan perhatian serius dari semua elemen terkair.

“Pertumbuhan ekonomi Sulsel selama beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan yang signifikan dengan kontribusi tertinggi dari sektor pertanian,” ungkapnya.


div>