SELASA , 19 JUNI 2018

Sulsel Enggan Kehilangan Over Stok Beras Akibat Kemarau, Ini Strategi Syahrul

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Jumat , 31 Juli 2015 21:38
Sulsel Enggan Kehilangan Over Stok Beras Akibat Kemarau, Ini Strategi Syahrul

Syahrul Yasin Limpo

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengatakan tidak ingin kehilangan prestasi over stok beras 3 juta ton dengan becana kekeringan yang akan melanda sejumlah daerah penghasil beras di Sulsel.

“Kami tak ingin kehilangan, maka yang kering akan dialiri. Ini di backup oleh setiap SKPD, jadi saya harap semua bekerja maksimal. Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan, dan pihak PSDA (Pengelolaan Sumber Daya Air) di semua kabupaten/kota memang harus bekerja keras untuk itu,” kata dia usia menjamu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Jumat (31/7).

Syahrul menjelaskan jauh hari pihaknya sudah membuat strategi untuk mengatasi kemarau panjang tahun ini. Seperti, kata dia, gerakan lubangi bumi menyimpan air (biopori) dengan jumlah 1 juta lubang, penanaman 10 juta bambu.

Menurutnya, keduanya akan dilaksanakan tahun ini. Program tersebut akan terus digulirkan, dan bukan pada waktu yang temporer.

[NEXT-RASUL]

“Ini masuk dalam anggaran perubahan. Selain itu, kita pastinya melakukan gerakan temporer atau SOS agenda, seperti mengadakan desk darurat secara terpadu dilingkup kabupaten kota, ”

“Kemudian pemetaan daerah yang rawan terhadap air, meninjau kembali irigasi yang masih bisa dijaga dan melakukan pengaturan pengairan, kemudian melakukan jadwal pengaliran air, serta penggunaan pompa air yang ada di provinsi dan kabupaten,” jelas Syahrul.

Sebelumya, Syahrul menjamu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.


div>