RABU , 25 APRIL 2018

Suplai Kurang Harga Cabai Makin Pedas

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Kamis , 05 April 2018 10:00
Suplai Kurang Harga Cabai Makin Pedas

Salah satu pedagang cabai di Pasar Terong Makassar. Dok. RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Kota Makassar melonjak tajam. Kenaikan ini disebut dipicu minimnya pasokan dan jelang bulan suci Ramadhan.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal, mengakui, adanya kenaikan harga cabai yang menembus harga Rp40 ribu per Kilogram (Kg) tersebut dipengaruhi faktor psikologi, jelang Ramdhan.

“Harga cabai di Makassar sudah pedas memang. Ini faktor psikologi jelang Ramadhan, namun saya sudah koordinasi dengan Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi dan memang suplai dari beberapa daerah berkurang,” ucap Syamsu Rizal, Rabu (4/4) kemarin.

Deng Ical, sapaan Syamsu Rizal, menjelaskan, beberapa daerah tidak memiliki stok yang cukup di suplai ke Makassar dan hal ini bukan karena gagal panen, kemudian Kabupaten Luwu Utara, Soppeng, dan Bone yang diharapkan bisa mengirim cabai juga terhambat.

“Kita perkirakan di Kabupaten Luwu Utara, Soppeng, dan Bone yang menanam lebih belum juga semua masuk ke pasar di Makassar,” ungkapnya.

Syamsu Rizalmengatakan, selain cabai, komoditas lain, seperti bawang dan beras masih sangat stabil. Bahkan, untuk enam bulan kedepan dipastikan aman.

“Kemarin kita rapat dengan Bank Indonesia (BI) Sulsel, dilaporkan dan diulas semoga inflasi kita bisa tekan sampai di bawah 3 persen,” jelasnya. (*)


div>