SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Survei PPP, Paket DIA Jilid II Masih Unggul

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 10 Agustus 2017 10:33
Survei PPP, Paket DIA Jilid II Masih Unggul

int

MAKASSAR, RakyatSulsel.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sulawesi Selatan menilai pasangan Moh Ramdhan “Danny” Pomanto-Syamsu Rizal (Danny-Ical) masih menjadi pasangan yang terbaik di Pilwalkot Makassar 2018 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW PPP Sulsel, Rizal Syarifuddin. Menurutnya, penilaian tersebut berdasarkan jajak pendapat dengan satu pertanyaan melalui via phone kepada masyarakat Kota Makassar.

Ia menyebutkan, pertanyaan yang disampaikan mengenai siapa pasangan wali kota dan wakil wali kota yang diharapkan memimpin makassar lima tahun kedepan.

“DIA jilid dua masih yang terbaik. Ada 78.3 persen reposnden yang menyatakan paket DIA (Dani Pomanto-Syamsu Rizal Ini kami lakukan dengan jajak pendapat, dengan satu pertanyaan by phone,” kata Rizal, Rabu (9/10).

Menurutnya, dengan angka seperti ini, masyarakat Kota Makassar masih mengenal paket DIA, dan masyarakat Kota Makassar masih menerima paket DIA Jilid dua. Bahkan, ada responden yang mengaku pihaknya telah menyampaikan hal tersebut ke Danny Pomanto.

“Pak Danny sangat wellcome, disitu saya menghormati seorang Pak Danny, beliau menyatakan masih bisa berpaket dengan Deng Ical. Saya menghormati beliau sebagai pemimpin yang humble, dan beliau membuka diri untuk berpaket kembali dengan Deng Ical,” terangnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengaku telah menyampaikan hasil jajak pendapat ini ke Deng Ical. “Keputusannya di tangan beliau-beliau. Justru saya menawarkan untuk duduk bersama, antara Pak Danny dan Deng Ical. Inikan cuma persoalan miss komunikasi saja.  Duduk bersama, demi pembangunan berkelanjutan di Kota Makassar,” jelasnya.

[NEXT-RASUL]

Menanggapi hal tersebut, eks koordinator Tim Jaringan DIA, Basdir mengaku sangat menghargai dan berterima kasih dengan masukan PPP. Menurutnya, dalam politik semua kemungkinan bisa terjadi. Hanya memang menurut Basdir, banyak juga masyarakat yang menginginkan Danny-Ical untuk tidak lagi berpasangan di Pilwalkot Makassar mendatang.

“Memang sangat sampai saat ini masih dinamis, ada yang menginginkan kembali, tapi banyak juga yang menginginkan tetap berjalan saja dan fihght untuk bertarung. Saya sangat mengharagai dari teman-teman PPP mungkin menjaring suara dari grass root,” katanya.

Hanya memang, Basdir mengaku jika melihat perjalan pemerintahan sampai hari ini, agak sulit Danny-Ical untuk disatukan kembali.

“Kita kan agak aneh, kalau Pak Danny mendengungkan untuk kembali berpasangan dengan Deng Ical, sementara faktanya dilapangan tidak pernah menunjukan hal itu,” ujarnya.

Anggota DPRD Kota Makassar itu menjelaskan, mayoritas tim Deng Ical yang dikontrol langsung oleh Basdir, hampir tidak ada yang menginginkan Deng Ical untuk berpasangan dengan Danny. Alasannya, kata dia, lantaran tim Deng Ical melihat fakta di era kepemimpinan Danny sangat jarang melibatkan Deng Ical dalam agenda pemerintahan.

“Terus terang saja, kalau mayoritas tim yang saya koordinir langsung, 90 sekian persen itu kita tidak menginginkan dan mau fight bertarung,” pungkasnya. (Isk/C)


div>