• Sabtu, 01 November 2014
Iklan | Epaper | Redaksi | Citizen Report

Sushi Bizkid Angkringan Sushi Kualitas Restoran

Selasa , 23 Oktober 2012 09:36
Total Pembaca : 4271 Views
Owner Sushi Bizkid Ashari Ramadhan bersama istri tercinta A Syahriyunita mengolah sendiri bahan sushi yang ditawarkan di Yatai yang berlokasi di JL AP Pettarani. Yatai (angkringan) ini, menyediakan aneka macam sushi dengan harga terjangkau. (Foto : mdfajar / Rakyat Sulsel )

Baca juga

MAKASSAR . Tingginya animo pencinta kuliner terhadap masakan Jepang, utamanya sushi belum seiring dengan ketersediaan penjualannya. Utamanya, untuk segmen menengah ke bawah, sebab selama ini masakan Jepang masih ditawarkan di restoran-restoran dengan harga yang relatif tinggi.

Image inilah yang coba diubah dan sekaligus pasar potensial yang disasar salah seorang pengusaha muda Ashari Ramadhan. Bersama istri tercinta, A Syahriyunita, Rama, sapaan akrab Ashari Ramadhan, memberanikan diri membuat Yatai (Bahasa Jepang, yang artinya angkringan/gerobak). Di Yatai yang diberi nama Sushi Bizkid dengan mengambil lokasi di Jl AP Pettarani tepat di depan Bank BNI Syariah Cabang Makassar, menyajikan aneka macam Sushi.

“Adapun menu favorit adalah Sushi, makanan khas Jepang, yaitu monster roll, dragon roll, dan unagi crunchy roll. Monster roll, isinnya udang tempura, campur crunchy, kyuri dilapisi abon sapi, dengan topping salmon dan cheese melted. Dragon roll, sebenarnya sama dengan monster roll, bedanya tidak dilapisi abon sapi namun menggunakan chicken katsu. Unagi crunchy roll menggunakan bahan chicken katsu, crunchy, spesial spice sause, kyuri, dan dilapisi abon dengan topping unagi crunchy,” jelasnya.

Rama menjelaskan, keinginannya memenuhi tingginya animo masyarakat terhadap masakan Jepang utamanya sushi dengan mengadirkan Sushi Bizkid langsung mendapatkan apresiasi atau sambutan dari masyarakat, utamanya kalangan anak muda dari lingkup pelajar dan mahasiswa serta karyawan yang memadati tempatnya mulai pukul 16.00-22.00 Wita setiap harinya.

“Alhamdulillah, animo masyarakat sangat besar sejak dibuka 16 September 2012 lalu. Rata-rata 200-an roll terjual dalam sebulan. Apalagi, harga yang ditawarkan sangat kompetitif yaitu Rp 10.000-25.000 per porsi. Sementara, di restoran makanan sushi minimal Rp 100.000 per porsi,” terangnya.

Rama mengatakan, untuk memanjakan konsumen, ia selalu mengutaman dan menjaga kualitas produksinya. Salah satunya, dengan menyediakan bahan baku yang kesemuanya diimpor. Seperti beras dan ikan salmon fresh setiap hari.

Selain itu, Yatai yang menyediakan menu utama sushi yang pertama di Kawasan Timur Indonesia (KTI) ini juga akan terus menghadirkan menu-menu andalan lainnya.

“Insya Allah, kami akan senantiasa menghadirkan menu andalan. Rencananya, juga akan segera diluncurkan ramen, yaitu mie khas Jepang. Ke depan kami juga berencana untuk melakukan ekspansi dengan mendirikan Yatai lainnya di sejumlah tempat di Makassar,” ujarnya. (RS10/dul/C)