SENIN , 10 DESEMBER 2018

Syahban Imbau Camat dan Lurah Maksimalkan Penagihan Pajak PBB-P2

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Jumat , 05 Mei 2017 14:43
Syahban Imbau Camat dan Lurah Maksimalkan Penagihan Pajak PBB-P2

Waki Bupati Pangkep, Syahban Sammana, saat memberikan arahan kepada Camat dan Lurah terkait maksimalisasi penagihan Pajak PBB-P2. foto: atho tola/rakyatsulsel

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana, mengimbau kepada para Camat, dan Lurah, untuk memaksimalkan penata usahaan dan validasi piutang PBB-P2 di masing masing wilayah.

Imbauan tersebut disampaikan Syahban disela acara Penandatanganan berita acara penyerahan, surat pemberitahuan pajak terhutang, dan himpunan ketetapan Pajak, sektor Pedesaan dan Perkotaan, (PBB-P2) tahun 2017 di ruang rapat lt 3 Kantor Bupati Pangkep, Jumat (5/5).

Syahban mengatakan, pendapatan PBB-P2 di Pangkep merupakan komponen penting mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) meski diakuinya banyak wajib pajak di Pangkep yang malas menuntaskan kewajibannya.

“Kesadaran wajib pajak itu penting, meski masih malas, wajib untuk diubah menjadi rajin bayar pajak, Saya berharap, kerjasamanya yg baik, agar target pajak kita dari tahun ketahun dapat tercapai, jadi bagi aparat jangan menunda penagihan,” jelas mantan Kepala Bappeda Pangkep tersebut.

“Yang kecamatan dengan realisasi pajaknya lancar, mungkin bisa kita inapkan di hotel sebagai hadiah, dan yang malas bayar pajak, kita kasi juga hadiah, tapi hadiah penalti,” jelas Syahban.

Sementara, Kordinator Pajak PBB-P2 Kabupaten Pangkep, yang juga Kepala Dinas Pendapatan Daerah, A Yathrib Pare, menuturkan, dari 13 kecamatan di Pangkep, lima diantaranya mampu merealisasikan PBB-P2 hingga 100 persen.

“Jadi tadi ada lima kecamatan dengan realisasi pajak yang baik, yakni Kecamatan Balocci, Liukang Tangayya, Liukang Kalmas, Tondong Tallasa, dan Kecamatan Minasa Te’ne,” ungkap Yathrib.

[NEXT-RASUL]

Yathrib berharap ke depan, seluruh aparat terkait di tingkat Kecamatan hingga desa, untuk aktif melakukan penagihan. “Untuk Pak Camat, Lurah, Kepala Desa serta kolektor untuk rutin melakukan penagihan hingga tuntas ke masyarakat,” tutupnya.

Camat Balocci, Boerhanuddin, yang ditemui terpisah, mengaku, realisasi pajak di wilayahnya yang tepat waktu dikaui berkat kerjasama seluruh lurah, dimana setiap bulannya hingga tanggal jatuh tempo SPPT PBB-P2 yakni 31 Oktober 2016, rutin dilaksanakan evaluasi.

“Jadi ini berkat kerja sama seluruh pihak khususnya, pihak kelurahan dan desa, yang memang tiap bulan kita rutin lakukan rapat evaluasi, dan untuk kami sendiri serapan PBB dari masyarakat sudah 100 persen lebih, atau kurang lebih 200 juta,” tutupnya.

Untuk tahun 2017 sendiri, khusus di sektor pajak PBB-P2 Pemerintah Kabupaten Pangkep merealisasikan laporan sebesar Rp3,1 miliar dari potensi pajak yang ada sebesar Rp5,4 miliar. (***)


div>