JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Syahrul Kirim Surat Teguran ke Bupati Bulukumba

Reporter:

Al Amin

Editor:

asharabdullah

Selasa , 13 Maret 2018 21:30
Syahrul Kirim Surat Teguran ke Bupati Bulukumba

Syahrul Yasin Limpo. (ist)

*Terkait Video Viral Anggota Satpol Seret Seekor Sapi Hingga Tewas

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Beberapa hari terakhir sedang viral di dunia virtual, video berdurasi satu menit memperlihatkan seekor sapi diseret oleh mobil Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) di Kabupaten Bulukumba.

Video yang menuai banyak kecaman dari berbagai kalangan itu akhirnya sampai ditelinga Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo. Menaggapi hal itu Syahrul menegaskan agar pemerintah setempat menindaktegas oknum pelaku.

“Hari ini kita sudah tandatangani surat teguran ke Bupati Bulukumba untuk menindak,” kata Syahrul, di kantornya, Selasa (13/3).

Syahrul pun menyayangkan tindakan ya g dilakukan oleh oknum satpol PP itu. Pasalnya, kabar terakhir diketahui bahwa sapi yang diseret menggunakan mobil patroli itu akhirnya meregang nyawa dan mati, diduga akibat kelelahan.

“Ini persoalan SDM saja, bahkan kita sudah sampai pada pembenahan bagaimana cara memotong yang benar. Kok malah dan yang menyeret-nyeret begitu,” ujar Syahrul.

Syahrul menambahkan, secara filosofis warga Sulsel tidak se-sadis seperti apa yang sedang marak di media sosial itu.

“Itu memang saya kira sebuah aksiden buat kita semua. Saya yakin orang Sulsel tidak sesadis itu secara filosofis, kita selalu penyayang kok sama binatang, cuma karena kelemahan SDM nya saja ini yang perlu dibenahi,” paparnya.

Sebelumnya, Kepala dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Abdul Azis mengecam terhadap tindakan yang dilakukan SatpolPP itu.

“Saya kecam itu, jika mau menertibkan hewan, jangan hewannya yang ditegur, tapi pemilik hewannya yang harusnya ditegur,” tegas Azis.

Aksi para SatpolPP tersebut mendapatkan kecaman dari sejumlah warganet. Dalam rekaman video itu, Satpol PP beraksi melakukan penertiban ternak yang berkeliaran di pusat kota Bulukumba.

Namun, upaya petugas satpol PP yang melakukan penertiban ternak jenis Sapi ini, dilakukan dengan cara tak lazim, yakni dengan cara diikat kemudian di seret menggunakan mobil patroli hingga berdarah-darah. (*)


div>