SELASA , 12 DESEMBER 2017

Syahrul Turun Tangan Atasi Polemik Taksi Online

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 24 Oktober 2017 14:15
Syahrul Turun Tangan Atasi Polemik Taksi Online

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo. foto: ist for rakyat sulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, akhirnya turun tangan mengatasi polemik taksi online dan taksi konvensional.

Peraturan Menteri Perhubungan No 26 Tahun 2017 dinilai tidak begitu efektif menjadi solusi. Rencananya, Syahrul akan mengumpulkan pengemudi taksi online dan konvensional, dalam waktu dekat ini.

“Berkali-kali pertemuan antara taksi konvensional dan taksi online, kita berharap sudah ada kesepakatan. Nanti kita lihat, dan saya akan cek dalam satu dua hari,” kata Syahrul, Senin (23/10) kemarin.

Ia berharap agar taksi konvensional dapat membuka diri untuk menerima kemajuan teknologi. Begitu pun dengan taksi online, tidak boleh mematikan pengoperasian taksi konvensional.

“Kita berharap bisa mengaturnya. Termasuk soal kuota, diminta saling pengertianlah diantara mereka,” ujarnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Darat, Hindari Surahmat, mengatakan, berdasarkan aturan terbaru, setiap wilayah operasi taksi online akan memiliki batasan kuota atau jumlah taksi online yang boleh beroperasi. Ini akan ditentukan oleh gubernur.

Hindari mengaku, Kementrian Perhubungan telah melakukan revisi lantaran konflik moda transportasi online seakan susah untuk dikendalikam. Belakangan kembali marak diprotes oleh sebagian pengemudi moda transportasi umum lainnya. Pertentangan sejak Agustus lalu, terjadi di berbagai kota bahkan mengakibatkan adanya korban jiwa.


div>