SENIN , 23 JULI 2018

Syamsuddin Hamid Hembuskan Pesan Damai

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Rabu , 17 Februari 2016 19:34
Syamsuddin Hamid Hembuskan Pesan Damai

int

PANGKEP,RAKYATSULSEL.COM – Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid mengimbau kepada seluruh masyarkat Pangkep untuk menghentikan segala polemik tentang pilkada.

Hal ini diuangkapkannya didepan ribuan warga di rumah jabatan bupati Pangkep yang menyambutnya setelah pelantikan dikantor gubernur Sulsel. Ribuan warga ini menunggu Syamsuddin dan wakilnya, Syahban Sammana, Rabu (17/2).

Syamsuddin dalam pidatonya mengatakan, polemik yang dimaksudnya adalah seputar isu dugaan ijazah palsu yang masih terus dihembuskan sejumlah mantan relawan calon bupati Abdul Rahman Assegaf, rivalnya dalam pilkada lalu dan mantan wakilnya pada periode lalu.

“Kalau kemarin-kemarin mereka memblack campaigne saya tentang ijazah palsu, saya mau katakan kepada seluruh orang Pangkep bahwa Syamsuddin tidak berijazah palsu. Kalau memang ijazah saya palsu, besok saya mundur. Saya tidak mau tukar kepentingan politik dengan kehormatan orang pangkep,” tegasnya.

Selain itu, isu yang terus dihembuskan adalah tentang Symasuddin tidak akan dilantik. Sejumlah isu yang dihembuskan sejumlah orang bahwa Symasuddin-Syahban tidak akan dilantik terus beredar hingga H-1 pelantikan. Hal ini, Kata Syamsuddin menimbulkan keresahan dalam masyarakat, karena masyarakt digiring kepada ketidak pastian hasil pilkada.

[NEXT-RASUL]

“Dengan adanya pelantikan ini, kasi tau semua orang bilang isu-isu itu tidak benar dan Syamsuddin dan Syahban sudah dilantik. Sudahmi kasi bodoh-bodoh masyarakat, kasian kalau masyarakat main judi gara-gara isu seperti itu,” ucapnya.

Setelah pelantikan ini, kata Symasuddin tugas berat menantinya. Segera mewujudkan visi misinya saat kampanye akan menjadi prioritas kerjanya di pemerintahan jilidduanya. Ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak segan mengingatkan jika ada visi yang belum terwujud. Menurutnya, hal itu akan terwujud dengan dukungan semua masyarakat.

Isu akan adanya mutasi besar-besaran pasca pilkada Pangkep ditanggapinya dengan menyindir sejumlah Pemkab Pangkep yang dalam pilkada lalu tidak mendukungnya dan mendukung calon lain, Syamsuddin mengingatkan agar mereka tetap bekerja sesuai tugasnya masing-masing. “Bekerja dengan baik saja sesuai bidangnya masing-masing. yang pasti isu bahwa sudah ada SK (mutasi), saya katakan itu benar,” ujarnya.

“Tenang saja karena Kemenangan ini bukan hanya milik Syamsuddin-Syahban dan keluarganya tapi kemenangan semua masyarakat Pangkep,, kami pun akan bekerja untuk mewujudkan hidup rakyat lebih baik,” pungkasnya.


div>