SABTU , 20 OKTOBER 2018

SYL Bahas Zika Bersama Kadis Kesehatan dan Kepala RS se-Sulsel

Reporter:

Editor:

hur

Senin , 15 Februari 2016 13:10

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar pertemuan penanggulangan penyakit demam berdarah dengue (DBD), chikungunya, dan zika yang bertempat di Batlruga Sayang Kantor Dinkes Sulsel, Senin (15/2).

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan, menghadapi situasi seperti ini yang terpenting adalah kepekaaan dan kemauan pemimpin.

“Apapun jabatan, tanggung jawab, dan peranan kita ujungnya adalah menghadirkan rahmat bagi rakyat. Termasuk menghadapi epidemik baru, dunia Zika,” tuturnya, Senin (15/2).

Dikatakannya, ini harus membutuhkan penyatuan langkah. Oleh sebab itu, harus dibuatkan agendanya. “Maping daerah mana yang zona merah dan berpeluang menjadi merah,” imbaunya.

“Kalau mau disemprot, kan tidak mungkin semuanya. Jadi, kita harua prioritaskan daerah mana. Daerah merah itu emergency agenda, berapa kabupaten? Kita harus perhatikan dari rumah sakit mulai kesiapan ambulance,” imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, dilihat juga daerah yang masih bisa diatasi dengan penyuluhan serta daerah yang bupati camatnya sudah bagus. “Itu cukup asistensi dari jarak jauh saja,” ujarnya.

Daerah yang sudah menjadi kuning atau meprihatinkan, kata dia, harus juga dilihat langkah apa yang tepat.

“Saya minta tolong rumah sakit Bhayangkara, Pelamonia, Wahidin stand by semua. Jangan lagi pada saat emergency, ada surat-surat. Tidak ada. Tugas kita selamatkan,” tegasnya.

Pertemuan ini dihadiri para kepala dinkes serta kepala rumah sakit (RS) pemerintah dan swasta se-Sulsel.


Tag
  • Zika
  •  
    div>