SABTU , 15 DESEMBER 2018

SYL Bentuk Tim di Jawa

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 04 April 2016 10:26
SYL Bentuk Tim di Jawa

Foto:rakyatsulsel

MAKASSAR,Rakyatsulsel.com – Calon Ketua Umum (Caketum) DPP Golkar, Syahrul Yasin Limpo (SYL), akan menggarap dukungan di Pulau Jawa, mulai pekan depan. Ia juga akan menunjuk ketua tim pemenangan nasional dari daerah Jawa.

“Kalau di timur itu sudah pastilah kita saling memahami masalah, bukan pasti mendukung. Karena itu, mulai minggu depan saya mau masuk di Jawa. Ketua tim pemenangan nasional juga saya orang Jawa,” kata SYL, usai bertemu Raja Surakarta yang juga Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton se-Nusantara (FKSN), Paku Buwono XIII Sinuhun Tedjowulan.

Terkait kedatangan Raja Surakarta, SYL menuturkan, Paku Buwono XIII Sinuhun Tedjowulan merupakan Raja Surakarta yang berkedudukan di Solo. Tedjo memberikan undangan khusus atas nama kerajaan, sekaligus menyarankan agar deklarasi SYL dilaksanakan di Solo.

“Tempatnya pun dia siap jika memang dibutuhkan. Tapi intinya yang penting deklarasi di Solo, kira-kira begitu,” ujarnya.

Menurut SYL, ia dan Tedjo sudah lama dekat. Saat SYL menjabat Bupati Gowa, Tedjo menjabat Dandim di Gowa kurang lebih setahun.

“Waktu Tedjo menjabat Dandim di Gowa, dia banyak bersentuhan dengan saya sebagai Bupati Gowa saat itu. Dia dengar saya mau maju sebagai calon ketua umum Golkar, dia memberi support,” tuturnya.

[NEXT-RASUL]

Sementara, Raja Surakarta, Paku Buwono XIII Sinuhun Tedjowulan, mengakui kedatangannya menemui SYL untuk bersilaturahmi. “Saya datang untuk silaturahmi. Saya kan pernah Dandim di Gowa saat beliau menjabat Bupati,” kata Tedjo, singkat.

Dalam pertemuan itu, Raja Surakarta, Paku Buwono XIII Sinuhun Tedjowulan, memberikan cinderamata kepada SYL berupa keris pusaka.

Selain Raja Surakarta, SYL juga kedatangan tamu dari Sumatera. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Sumatera Barat (Sumbar) bersama sepuluh ketua DPD II Golkar di daerah itu, datang menemui SYL, Sabtu (2/4) lalu. Namun, mereka belum memastikan apakah akan mendukung atau tidak SYL di Munas Golkar, Mei mendatang.

Sekretaris DPD I Golkar Sumbar, Zulkenedi Said, mengatakan kedatangannya bersama rombongan untuk menemui SYL adalah untuk mengetahui secara langsung figur dan mendengarkan visi misi Gubernur Sulsel dua periode tersebut. Apalagi, sebagian pengurus Golkar di Sumbar belum mengetahui sepak terjang SYL, baik di pemerintahan maupun perjalanan karirnya di politik.

“Tentu kami tidak mau seperti membeli kucing dalam karung. Di Sumbar ada 20 suara, yang datang ini sepuluh DPD II dan saya sendiri mewakili DPD I,” kata Zulkenedi, usai bertemu SYL, di Rumah Jabatan Gubernur.

Menurut Zulkenedi, visi misi dan track record seseorang sangat berpengaruh terhadap pilihan mereka nanti di Munas Golkar. Namun, setelah mendengarkan pemaparan SYL, ia menilai SYL memiliki komitmen untuk Golkar agar solid lagi, mengembalikan kebesaran partai, dan mampu memimpin.

[NEXT-RASUL]

“Beliau juga bilang bahwa menjadi ketua umum hanyalah persoalan takdir dan bukan yang utama. Yang terpenting di Munas Golkar, adalah bagaimana agar partai yang besar ini solid kembali. Saya kira, ini adalah hal yang luar biasa,” ujarnya.

Terkait kepastian dukungan untuk SYL, Zulkenedi mengaku belum bisa memastikan. “Soal apakah memastikan dukungan, itu kan ada prosedur yang akan berjalan. Tapi, kami sudah mendengarkan visi misinya, dan itu tentu akan berpengaruh terhadap pilihan,” jelasnya.

Senada dikatakan Ketua DPD II Golkar Payakumbuh, Sudirman. Ia mengaku mengapresiasi keputusan SYL untuk bertarung di Munas Golkar sebagai Caketum. Apalagi, baru kali ini ada kandidat dari daerah yang mencalonkan diri di Munas.

“Hal ini akan menjadi perhatian kami. Baru kali ini ada calon dari daerah, selama ini kan dari pusat. Apalagi, sekarang partai dalam kondisi terpuruk dan Pak SYL mau mengembalikan kebesaran partai ini,” kata Sudirman.

Saat ditanya mengenai dukungan tertulis, ia mengaku akan melihat visi misi SYL secara keseluruh terlebih dahulu. Memberikan dukungan secara tertulis atau tidak, akan ditentukan setelah SYL melakukan deklarasi, yang rencananya akan dilakukan di Solo.

“Kalau dukungan tertulis, nanti dilihat setelah beliau deklarasi di Solo dulu. Insyaallah kami juga akan datang,” ujarnya.

Sementara, Ketua DPD II Golkar Solok, Desra Ediwan, mengaku tahu jika SYL mencalonkan diri sebagai Caketum Golkar setelah membaca berita di media. Sebagai politisi dari daerah, Desra mendukung keputusan SYL tersebut. Apalagi secara hierarki dan pengalaman, SYL memiliki pengalaman baik di pemerintahan maupun di karir politiknya.

[NEXT-RASUL]

“Kalau saya sendiri, datang kesini karena sudah punya sikap. Apakah dukungan ini bisa berubah, tentunya dukungan itu sebenarnya sangat relatif. Tapi, mudah-mudahan tidak ada perubahan lagi,” kata Desra.

Sementara Ketua Bidang Organisasi dan Hukum, tim pemenangan SYL di Munaslub, Arfandi Idris mengatakan salah satu alasan SYL akan menggelar deklarasi di Solo karena Jawa Tengah adalah salah satu jumlah peserta pemilu terbanyak. Selain itu, kata dia, Ketua DPD II Solo juga ikut mendukung SYL.

“Alasanannya cukup sederhana, Solo saat ini tengah menjadi magnet yang cukup kuat karena di sana terdapat jumlah pemilih yang cukup banyak, dan kita di sana juga di dukung oleh ketua DPDnya,” ungkapnya.

Bukan hanya itu, alasan lain menurut Arfandi, posisi Kota Solo yang berada ditengah. Oleh karena itu, kata dia, sangat representatif dalam mengundang ketua DPD Golkar yang mendukung SYL.

“Solo itu cukup strategis karena berada di tengah, sehingga hal ini sangat representatif ketika nantinya mengundang ketua DPD Golkar yang mendukung Pak SYL baik dari wilayah timur dan barat,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh ketua DPD yang sempat hadir di Makassar telah mendukung secara tertulis kepada SYL. Namun, ia belum bisa memastikan jumlah ketua DPD yang telah mendukung SYL.

[NEXT-RASUL]

“Perlu saya jelaskan bahwa seluruh ketua DPD yang hadir di Makassar telah mendukung secara tertulis Pak SYL, adapun jumlah dukungan saya belum bisa memastikan yang jelas sudah kurang lebih 260 jumlah suara yang telah merapat keĀ  Pak SYL,” jelasnya.

Menurutnya, dukungan pada seluruh calon ketua yang akan bertarung pada Munaslub Golkar mendatang itu sifatnya fluktuatif. Oleh karena itu, kata dia, Tim Pemenangan SYL fokus untuk mencapai 30 persen suara.

“Dukunngan itu bersifat fluktuatif, olehnya itu sebagai Tim Pak SYL kita sebenarnya menargetkan akan mencapai suara 30 persen, namun ketika nantinya telah dicapai kita tidak akan berhenti untuk menggalang suara,” terangnya. (E)


div>