SENIN , 22 OKTOBER 2018

SYL Diperhitungkan Jelang Munaslub Golkar. Ini Buktinya!

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Selasa , 12 April 2016 15:25
SYL Diperhitungkan Jelang Munaslub Golkar. Ini Buktinya!

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM Syahrul Yasin Limpo (SYL) cukup diperhitungkan dalam suksesi kepemimpinan Partai Golongan karya (Golkar). Menjelang musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Golkar yang dijadwalkan di Bali, 7-8 Mei, sedikitnya empat bakal calon ketua umum Partai Golkar yang menemui khusus Ketua Asosiasi Pemerintahan Provinsi (APPSI) itu di Makassar.

Siaja saja dan apa hasil kesepahaman yang terbangun? Berikut resumenya:

[NEXT-RASUL]

Setnov: SYL Punya Basis Kuat di KTI

Dua kandidat ketua umum Partai Golkar,  Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan Setya Novanto (Setnov), melakukan pertemuan penting selama empat jam, Jumat (1/4) sekira pukul 21.00-23.00 Wita. Pertemuan ini berlangsung di rujab gubernur Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar.

SYL serius menyambut Setnov. Selain didampingi Ketua DPRD Sulsel Moh Roem, Arfandy Idris, Farouk M Beta, dan La Kama Wiyaka, juga hadir 14 pimpinan DPD II Golkar di Sulsel. Setvov sendiri didampingi Nurul Arifin, Rumkono, dan Erwin Aksa.

Setya Novanto yang bulat akan maju sebagai calon ketua umum Golkar di Munaslub, menilai SYL sebagai salah satu caketum yang patut diperhitungkan. “Dari sekian banyak calon ketua umum, Syahrul merupakan pesaing berat karena dia memiliki basis yang jelas di kawasan timur Indonesia,” katanya.

SYL dan Setnov memiliki visi dan misi yang sama, diantaranya mengakhiri konflik internal Golkar, meniadakan mahar politik di Munaslub, dan memperkuat struktur kepengurusan di daerah, serta menghapus sentralisasi penjaringan dan penyaringan calon kepala daerah oleh DPP.

Ini Kesepakatan SYL-Setnov
1. Mengakhiri konflik internal Partai Golkar
2. Meniadakan mahar politik di Munaslub
3. Memperkuat struktur kepengurusan di daerah
4. Menghapus sentralisasi penjaringan dan penyaringan calon kepala daerah oleh DPP

[NEXT-RASUL]

Mengedepankan Idealisme Mengembalikan Kejayaan Golkar

Sabtu (7/3), bakal calon ketua umum Partai Gokar, Airlangga Hartanto melakukan pertemuan silaturahmi bersama Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Potensi koalisi menghadapi Munaslub maupun pascamunaslub dibahas dalam pertemuan tersebut. Alasannya, SYL dan Airlangga memiliki idealisme dan basis dukungan yang kuat.

“Kerja sama ini untuk melakukan konsolidasi dan rekonsiliasi Partai Golkar ke depan. Perjuangan kita sama yakni idealisme dan mengembalikan kejayaan partai Golkar,” kata Airlangga..

Airlangga menilai SYL memiliki peluang besar untuk memenangkan Munaslub Golkar. Toh begitu, alumni Fakultas Teknik UGM ini tetap optimis menghadapi Munaslub.

“Pak Syahrul sudah teruji di Sulsel, beliau (SYL, red) juga sudah melakukan komunikasi dengan 240 pemilik suara Munaslub, dan saya punya basis di Provinsi Bali sebanyak 290. Sehingga ketika kita saling memperkuat dalam hal aspirasi yang sama tentu ini saling menguatkan,” pungkasnya. (*)

Ini Kesepakatan SYL-Airlangga
1. Membangun koalisi menyikapi Munaslub Golkar
2. Mengedepankan idealisme dalam memajukan Golkarke depan
3. Konsolidasi dan rekonsiliasi Partai Golkar
4. Saling mendukung di Munaslub maupun pascamunaslub
[NEXT-RASUL]

SYL-Azis Saling Merangkul

Aziz Syamsuddin berkunjung ke Sulsel menemui Syahrul Yasin Limpo (SYL) Senin (11/4). Dua tokoh yang bersedia maju sebagai calon ketua umum (caketum) Golkar di Munaslub tersebut, membangun kesepahaman strategi perjuangan mengembalikan kejayaan partai.

Mewujudkan kepemimpinan yang bersih, SYL dan Azis Syamsuddin sepakat untuk melawan politik uang di Munaslub Golkar. Keduanya juga komitmen menjaga kebersamaan untuk saling merangkul, siapapun yang kelak mendapat amanah sebagai ketua umum.

Kejayaan Golkar ke depan menjadi harapan keduanya. Karenanya Golkar dengan kepemimpinan hasil Munaslub diharapkan mampu memenangkan momentum politik pilkada 2017 dan 2018. (*)

Ini Komitmen SYL-Azis
1. Memenangkan pilkada 2017 dan 2018
2. Merangkul semua faksi-faksi, semua calon ketua umum untuk masuk dalam pengurusan di DPP.
3. Saling mendukung siapapun yang terpilih sebagai ketua umum Golkar
4. Melawan politik uang di Munaslub
5. Membantu pemerintah, untuk bersama-sama pemerintah membangun bangsa.

[NEXT-RASUL]

 


Golkar Lebih Punya Harapan di Tangan SYL

Ada harapan soliditas Golkar bakal lahir di pentas Munaslub. Sebab komunikasi antarbakal calon ketua umum terjalin cukup baik, bahkan terbangun komitmen untuk saling merangkul. Menang kalah bukan masalah, tapi yang terpenting adalah mengembalikan kejayaan Golkar.

Komitmen tersebut dibangun dua bakal caketum Golkar, Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan Mahyuddin, dalam pertemuan silaturahmi di rujab gubernur Sulsel, Selasa (12/4). Sebelumnya, sejumlah kandidat ketua umum Golkar menemui SYL, diantaranya Setya Novanto, Airlangga Hartarto, dan Azis Syamsuddin.

Mahyuddin yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI, mendorong SYL untuk tetap maju sebagai calon ketua umum Golkar. “Golkar ke depan lebih punya harapan di tangan SYL,” demikian Mahyuddin.

Nah, untuk meraih kejayaan itu, Mahyuddin dan SYL, mengimbau agar idealisme dikedepankan dalam Munaslub Golkar yang dijadwalkan berlangsung di Bali, 7-8 Mei nanti. “SYL dan Mahyuddin sepakat melawan politik uang. Dibutuhkan kebersamaan dan idealisme untuk mengembalikan kejayaan Golkar,” ujar Farouk M Beta, koordinator bidang opini dan media tim pemenangan SYL (*)

Ini Komitmen SYL-Mahyuddin
1. Mendorong SYL untuk tetap maju sebagai calon ketua umum Golkar
2. Mengedepankan idealisme dalam Munaslub Golkar
3. Melawan politik uang
4. Soliditas pascamunaslub


div>