MINGGU , 27 MEI 2018

SYL Diusul Jadi Nama Stadion Barombong

Reporter:

Al Amin

Editor:

asharabdullah

Jumat , 23 Maret 2018 13:00
SYL Diusul Jadi Nama Stadion Barombong

Stadion Barombong.(ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Stadion bertaraf Internasional, Barombong kembali dijadwalkan akan dilakukan peresmian sementara untuk tahap I, 4 April mendatang. Sebelumnya, rencana soft launching juga sempat Kamis (22/3) namun belakangan terpaksa ditunda.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Sulsel, Sri Endang Sukarsi mengatakan hal itu dilakukan karena melihat agenda pimpinan dalam hal ini Gubernur Sulsel yang sangat sibuk. “Soft launching mungkin sekitar tanggal 4 April mendatang. Semua dilakukan salah satunya menyesuaikan jadwal agenda pimpinan,” kata Sri Endang, Kamis (22/3) kemarin.

Selain itu, lanjut Sri Endang, bahwa terkait pemunduran agenda itu pihaknya lebih berfikir positif lantaran semakin banyak waktu untuk mempersiapkan semua acara yang akan dilangsungkan. “Makin bagus lah jika agak lama, jadi semua acara bisa dipersiapkan lebih matang,” katanya.

Terlebih lagi, sejumlah agenda seperti turnamen sepakbola antar porkoponda dan instansi terkait juga akan diselenggarakan.

Selain itu, Sri Endang telah mengusulkan agar nama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo disematkan di Stadion Barombong.

Menurut Sri Endang, nama SYL pantas untuk disematkan di stadion kebanggaan warga Sulsel itu karena beliau memiliki kontribusi yang sangat besar.

“Nama Pak Gubernur sangat tepat dijadikan nama stadion karena beliau memiliki kontribusi atau andil sangat besar untuk hadirnya stadion tersebut,” ungkap Sri Endang.

Mantan Kepala Biro Napza dan HIV itu mengatakan, pihaknya sudah melaporkan rencana tersebut ke gubernur. “Namun Pak Gub mengatakan pada kami, apakah saya pantas untuk itu? Jangan sampai kita sepihak, ” ungkap Sri Endang.

Sementara Syahrul sendiri saat dikonfirmasi seputar rencana tersebut, mengatakan dirinya tidak punya kapasitas untuk mengomentari usulan tersebut.

“Saya tidak pernah berpikir sampai ke sana. Saya serahkan saja ke masyarakat. Yang saya pikir adalah itu harus selesai dan digunakan,” ungkap Syahrul.

Dia melanjutkan, saat ini yang menjadi skala prioritas adalah bagaimana sarana jalan dibangun ke stadion tersebut. Itu harus menjadi prioritas pemerintah.

“Yang harus dipikir besok bagaimana jalannya orang ke sana. Tadinya saya rencanakan ada highway yang memotong di laut dan tembus ke CPI. Itu harus jadi prioritas pemerintah. Sebenarnya banyak yang siap membantu,” jelas Syahrul. (*)


div>