SELASA , 21 AGUSTUS 2018

SYL Dukung Danny Mutasi Pejabat Nakal

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 19 April 2016 19:19
SYL Dukung Danny Mutasi Pejabat Nakal

Walikota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto (kanan) menyambut Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat tiba di Kantor Balaikota Makassar, Selasa (19/4). foto: suryadi maswatu/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kabar soal pergantian atau mutasi pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar rupanya ikut dipantau Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL). Calon Ketua Umum DPP Partai Golkar ini datang berkunjung ke Kantor Balaikota Makassar, Selasa (19/4).

Usai bertemu dan berkoordinasi dengan Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, Syahrul mengatakan dukungannya terhadap Danny Pomanto terkait mutasi pejabat yang kinerjanya masih dirasa belum maksimal.

Syahrul mengatakan, jika terkait dengan mutasi pejabat SKPD itu, adalah hak dan urusan Walikota Makassar dalam memperbaiki dan menjalankan program pemerintah ke depannya.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel selama ini, sering berkoordinasi terkait masalah-masalah yang ada di tengah masyarakat bahkan soal pejabat pemerintahan.

“Soal mutasi pejabat itu adalah urusan Pak Walikota. Kalau ada masalah gubernur ada di belakang Pak Walikota,” tegas orang nomor satu Sulsel ini.

Syahrul mengakui, kedatangannya ke Kantor Balaikota membahas soal beberapa masalah yang ada di masyarakat khususnya pembagian Beras Miskin (Raskin) dan keamanan.

“Saya tidak mau mengurusi hal-hal seperti ini (mutasi), kami berdua sering membahas masalah besar saja, soal itu urusannya Pak Walikota mau geser ke kanan atau ke kiri (rotasi pejabat), ” aku Gubernur Sulsel dua periode ini.

Sementara, Walikota Makassar, Danny Pomanto, mengaku, sudah berkonsultasi sejak awal soal memutasi pejabatnya yang sesuai dengan Undang-Undang (UU) yang berlaku.

“Saya sudah berkonsultasi dengan beliau (gubernur, red) sebelumnya sampai sekarang. Mau ada jabatan atau tidak menjabat apapun tidak jadi masalah. Apabila, pejabat tidak memenuhi syarat yang berlaku,” aku ahli konsultan tata ruang ini. (***)


div>