KAMIS , 21 JUNI 2018

SYL Harap Karteker Gubernur Dari Pamong

Reporter:

Al Amin

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 03 Februari 2018 12:30
SYL Harap Karteker Gubernur Dari Pamong

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Penjabat karteker gubernur di daerah yang melangsungkan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 mulai digodok. Termasuk untuk pengganti sementara Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo yang saat ini masih diseleksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menanggapi hal itu, Syahrul menegaskan akan menerima siapapun yang ditunjuk menggantikannya sementara. Baik itu dari instansi Kepolisian RI (Polri) maupun dari Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Jangan benturkan saya dengan TNI-Polri, saya baik-baik saja dengan mereka. Tapi apakah bisa saya jadi kapolri juga? Untuk menjadi Kapolsek saja saya tidak punya kemampuan,” kata Syahrul, Jumat (2/2).

Meski begitu, Syahrul tetap berharap yang bisa memimpin sementara di Sulsel yakni dari golongan Pamong Praja. “Tentu saja seorang Pamong Praja lah, itu yang paling utama. Kalau saya di sini, mau itu, pasti,” tegas Syahrul.

Selain itu, lanjut Syahrul dirinya mengandaikan pemerintahan yang ia pimpin selama satu dekade itu dengan pengoperasian bus.

“Yang paling mengerti kalau membawa bus yang baik tentu supir bus. Kalau pilot pesawat yang masuk nanti penumpang takut diatasnya. ‘Para penumpang, sesaat lagi bus ini akan dikemudikan oleh pilot pesawat jet!’ tentu penumpang semua mati rasa, belum mati fisik tapi bayangkan kalau 9 juta bisa mati rasa?,” paparnya.

Namun, Syahrul juga mengaku bisa legowo dan tidak ingin egois dalam menerima siapapun penggantinya. “Jangan kita egoizentris. Karena harus orang Sulsel, orang Sulsel juga bisa diterima di mana-mana,” tutupnya.

Diketahui, masa jabatan Syahrul dan Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang akan berakhir pada 8 April 2018 mendatang, agar tidak terjadi kekosongan pemerintahan, otomatis, pemerintah pusat dalam hal ini Kemendagri harus mengisi kekosongan tersebut dengan menunjuk karteker.

Sementara Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur baru akan dilaksanakan 28 Juni mendatang. Karena waktu yang tersisa tinggal beberapa bulan lagi, Kemendagri harus mulai menggodok nama-nama yang akan menjabat di Sulsel.

Terkait pengganti sementara ini, Mendagri juga telah mengeluarkan regulasi dimana plt gubernur tidak harus dari Kemendagri, tapi diperluas menjadi pemerintah pusat. (*)


div>