SELASA , 13 NOVEMBER 2018

Ini Harapan Gubernur Sulsel di Hari Anak Nasional

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 03 Agustus 2017 17:54
Ini Harapan Gubernur Sulsel di Hari Anak Nasional

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat memberikan sambutan di peringatan Hari Anak Nasional 2017 di halaman depan Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (3/8). Foto: ist

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM -Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menghadiri peringatan Hari Anak Nasional 2017 di halaman depan Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (3/8).

Tema peringatan Hari Anak tahun ini adalah “Saya Anak Sulsel, Saya Gembira”. Hadir sekitar 1000-an anak-anak merupakan murid dan pelajar se-Kota Makassar dan perwakilan Forum Anak kabupaten/kota seSulsel.
Hari Anak Nasional sendiri setiap tahunnya jatuh pada tanggal 23 Juli. Namun untuk tingkat Sulsel, diperingati hari ini.

Selain gubernur, hadir juga Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang dan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo, dan beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

Acara dimulai dengan devile dan atraksi anak dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel. Serta ditampilkan sejumlah permainan tradisional seperti ma’ dende, ma’goli, ma’ benteng, gassing, ma’goli, dan ma’ longga.

Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya menekankan pentingnya perhatian orang tua, tenaga pendidik maupun perusahaan terhadap pemenuhan kebutuhan anak.

“Kita melaksanakan hari ini bukan karena perintah, tetapi karena panggilan nurani. Jika ada orang tua, pengusaha, tokoh pendidik tidak peduli pada terciptanya kasih sayang dan kebahagian anak, tidak itu cocok di Sulsel,” kata SYL.

Selain itu bully, kekerasan dan tidak kepedulian pada anak harus dihilangkan.
Ia pun menekankan bahwa semua perusahaan atau pusat bisnis harus memiliki fasilitas yang diperuntukan untuk anak. Baik itu tempat bermain maupun ruang menyusui.

[NEXT-RASUL]

“Kita akan periksa mal-mal adakah tempat anak-anak berkasih sayang, di perusahaan-perusahaan adakah tempat menyusui. Sulsel harus jadi provinsi pelopor kasih sayang anak,” harap SYL yang juga mendapat penghargaan Gubernur Penggerak Kabupaten/Kota Layak Anak.

Selain itu juga diserahkan penghargaan Percontohan Sekolah Ramah Anak pada SD Pertiwi, SD IT Ar-Rahmah, SMP 17 Makassar, SMA 17 Makassar.

Gubernur Sulsel juga menandatangani pembentukan Asosiasi Pengusaha Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Provinsi Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Pemberdaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulsel Andi Murlina menuturkan, dengan memperingatinya Hari Anak Nasional ini pihaknya berharat pada orang tua tidak membatasi hak-hak anak seperti memberikan waktu belajar, main dan lain sebegainya.

“Dengan peringatan hari anak nasional ini kami tidak berharap benyak, cukup bisa memenuhi hak-hak anak, tidak ada kekerasan. Karena pendidikan dasar seorang anak berasal dari orang tua itu sendndiri,” jelasnya.


div>