SENIN , 26 FEBRUARI 2018

SYL: Penambahan Cuti Tak Pengaruhi Kinerja Pemprov

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Sabtu , 17 Juni 2017 11:44
SYL: Penambahan Cuti Tak Pengaruhi Kinerja Pemprov

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo. foto: rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan tanggal 23 Juni sebagai cuti bersama Idulfitri tahun ini. Penambahan cuti bersama tersebut diatur lewat keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 18 Tahun 2017 tentang cuti bersama.

Terkait hal itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh pemerintah. Karena libur lebaran tersebut untuk memperkuat silaturahmi kepada keluarga-keluarga yang lama tidak bertemu.

“Saya tidak ada opini soal itu, mau dipercepat juga boleh, yang penting bisa memperkuat silaturahmi, dan tidak sia-sia waktu terbuang. Pendekatan keluarga juga penting,” ungkapnya diberitakan Rakyat Sulsel, Sabtu (17/6).

Syahrul menambahkan, silaturahmi dalam Islam juga sangat penting. Apalagi ini hanya setahun sekali jadi tidak ada salahnya.

Menurut Syharul, penambahan itu tidak akan menghambat kerja-kerja atau proyek yang sementara berjalan. “Kami yakin tidak ada yang perlu dicemaskan dengan libur ini, semuanya on progres, sudah mempunyai target, seperti jembatan Tello, MRR, Underpass dan lain sebagainya,” jelas SYL.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Ashari F Radjamilo menuturkan, penambahan libur itu tidak terlalu signifikan karena tambahannya hanya sehari yakniJumat. Sementara Sabtu dan Minggu memang PNS libur.

“Penambahan libur sebenarnya hanya sehari, yakni hari Jumat saja. Itu tidak terlalu signifikan penambahannya,” tuturnya.

[NEXT-RASUL]

┬áSejauh ini, lanjutnya, surat edaran terkait penambahan libur itu belum sampai di Pemprov Sulsel. “Surat edarannya juga belum sampai ke kita, tapi kita tunggu ini mungkin minggu depan sudah ada,” tutupnya.

Sementara itu, terkait kesiapan pengamanan, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Muktiono mengatakan bahwa pihaknya akan menurunkan sedikitnya 2/3 pasukan untuk pengamanan. Diperkirakan prajurit yang turun 11 ribu personil. “Kalau personel Polri, tidak ada yang cuti,” katanya.

Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan bahwa pihak kepolisian akan menjaga beberapa titik yang menjadi perhatian dalam pengamanan operasi Ramadaniyah 2017 ini.

“Kita sudah standy di wilayah Pelabuhan, Bandara Sultan Hasanuddin dan juga di setiap bank-bank,” kata Dicky Sondani. (***)


div>