RABU , 12 DESEMBER 2018

SYL : Sidrap Sudah Maju, Jangan Biarkan Mundur

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

Ridwan Lallo

Sabtu , 17 Februari 2018 19:23
SYL : Sidrap Sudah Maju, Jangan Biarkan Mundur

Calon Ketua DPD I Partai Golkar, Syahrul Yasin Limpo (SYL).

SIDRAP, RAKYATSULSEL.COM – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan beberapa pesan saat menyampaikan pidato di puncak acara hari jadi Sidenreng Rappang ke 674 di lapangan Kompleks SKPD Sidrap, Sabtu (17/2/2018).

Salah satu pesannya adalah berharap masyarakat Sidrap mempertahankan kemajuan yang telah di raih oleh Sidrap selama hampir 10 tahun ini.

“Sidrap ini di bawah nakhoda adinda Rusdi Masse sudah maju. Pertahankan itu, jangan mau mundur lagi,” katanya.

SYL mengingatkan bahwa kemajuan yang dicapai itu bukan datang dengan sendirinya, melainkan berkat usaha dan kerja keras. “Kemajuan itu tentu lahir dari seorang pemimpin yang memikirkan rakyatnya. Yang peduli dan mau melihat kesulitan rakyatnya. Dan di Sidrap itu telah dibuktikan oleh RMS,” jelas Syahrul.

Gubernur Sulsel dua periode ini menambahkan, bahwa salah satu ciri pemimpin yang di rahmati oleh Sang Pencipta adalah jauhnya musibah gagal panen di daerah lumbung padi tersebut.

“Sudah berapa kali negara ini dilanda masalah kesulitan pangan. Tapi Alhamdulillah Sulsel tidak merasakan itu. Itu semua berkat hasil panen padi di Sidrap ini,” jelasnya.

Sulsel kata Syahrul selama ini berhasil menjadi penyuplai beras di beberapa provinsi di Sulsel, dan itu pulalah yang mengantar Syahrul menerima penghargaan bintang mahaputra. Sebuah penghargaan tertinggi yang hanya sedikit kepala daerah yang mendapat itu.

“Dan baru-baru ini, Indonesia impor beras. Dan saya langsung bilang, silahkan impor beras tapi jangan bawa ke Sulsel. Itu karena saya tau Sidrap sudah akan panen lagi. Saya sisa kontak bupatinya,” terangnya.

Syahrul kembali mengulang bahwa masyarakat Sidrap harus bersyukur dengan capaian kemajuan yang dicapai selama ini. “Kemajuan di Sidrap ini sudah sangat terasa. Tidak perlu kita buka data. Cukup kita rasakan, bagaimana pembangunan saat ini. Kalau dulunya minim bangunan sekarang sudah ramai itu artinya sudah maju. Dan saya yakin tahun depan akan lari kencang lagi dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat di Bumi Nene Mallomo ini,” tandasnya. (*)


div>