SABTU , 23 JUNI 2018

SYL: Siri Na Pacce Terjabar Dalam Pancasila

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 02 Juni 2017 12:59
SYL: Siri Na Pacce Terjabar Dalam Pancasila

ASHAR/RAKYATSULSEL/C PERINGATI HARI PANCASILA. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo membacakan sambutan seram Presiden RI Joko Widodo di Lapangan Upacara Rumah Jabatan Gubernur, Kamis (1/5).

RakyatSulsel.com – Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo membacakan sambutan seragam Presiden RI Joko Widodo dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila, di Lapangan Upacara Rumah Jabatan Gubernur, Kamis (1/5).

Dalam sambutan tersebut terisi bahwa, kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman, dari Miangas sampai Rote, juga keberagaman berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia. Itulah ke-bhinekaan tunggal ika-an Indonesia.

Namun, kehidupan berbangsa dan bernegara kita sedang mengalami tantangan. Ke-bhineka-an kita sedang diuji. Saat ini ada pandangan dan tindakan yang mengancam kebinekaan kita. Saat ini ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi selain Pancasila. Masalah ini semakin mencemaskan tatkala diperparah oleh penyalahgunaan media sosial yang banyak menggaungkan hoax alias kabar bohong.

“Oleh karena itu, saya mengajak peran aktif para ulama, ustadz, pendeta, pastor, bhiksu, pedanda, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan Polri dan lain sebagainya untuk menjaga pancasila,” harapnya.

Selain itu, dalam sambutan itu pula SYL menuturkan, juga harus mewaspadai terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila. Pemerintah pasti bertindak tegas terhadap organisasi dan gerakan yang anti Pancasila, Anti UUD 1945, Anti NKRI, Anti Bhinneka Tunggal Ika. Pemerintah pasti bertindak tegas jika masih terdapat paham dan gerakan komunisme yang jelas-jelas sudah dilarang di bumi Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sulsel dua periode itu juga menyempatkan memberikan sambutan khusus. SYL mengatakan, kearifan lokal Siri’ Na Pacce’ terjabar dalam Pancasila.

“Konsep Siri’ Na Pacce ada dalam Pancasila dan telah terjabarkan di dalamnya,” jelasnya.

Menurut SYL, Siri Na Pacce merupakan filosofi hidup masyarakat Sulsel yang berarti menjaga harga diri serta kokoh dalam pendirian. Pancasila lanjut dia, sudah final untuk Indonesia. “Bangsa dan Pancasila bagi kita sudah final. Tidak boleh ada polarisasi bagi agama, suku, dan adat istiadat,” tegasnya.

[NEXT-RASUL]

Dia mengaku bangga dengan penyelenggaraan upacara memperingari Hari Lahir Pancasila. Peringatan hari lahir Pancasila itu dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Latif, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel, pegawai, TNI, Polri, hingga anak sekolah.

Sebuah spanduk besar terletak di pojok kiri lapangan upacara bertuliskan “Saya Indonesia, Saya Pancasila” memberi penegasan bagaimana komitmen bangsa Indonesia dalam memaknai Pancasila. (C)


Tag
  • syl
  •  
    div>