MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Syuting di 4 Benua, ini Cerita Pemain Film Belok Kanan Barcelona

Reporter:

Nhera

Editor:

Iskanto

Minggu , 16 September 2018 15:00
Syuting di 4 Benua, ini Cerita Pemain Film Belok Kanan Barcelona

Int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Starvision kembali mempersembahkan sebuah produksi film baru berjudul “Belok Kanan Barcelona” yang diangkat dari novel best seller.

Film ini bersetting di 4 benua, dengan lokasi syuting di berbagai negara dengan 4 karakter yang ada di film tersebut sang sutrdara Guntur Soeharjanto berhasil memadukan cerita yang kekinian dan konflik remaja. Sebuah perjuangan cinta yang sangat seru dan menarik antar benua. Amerika, Eropa, Asia dan Afrika.

Salah satu pemeran utama Morgan Oey yang berperan sebagai Francis, mengaku bangga bisa bermain di film tersebut. Selama proses syuting dia mengaku tidak ada kendala berjalan dengan baik dan lancar.

“Asyik sih bisa bermain di film ini, tidak menemukan kesulitan soalnya dari segi bahasa masih menggunakan bahasa inggris ditambah dengan tim produksi yang luar biasa hingga syuting berjalan dengan baik,” ungkapnya di, Trans Studio Mal (TSM) Makassar, Sabtu (15/9).

Selain Morgan, Para pemain film Belok Kanan Barcelona seperti Yusuf (Deva Mahendra), Farah (Anggika Bolsterli) hadir menyapa penggemarnya  di Kota Makassar, dimana menjadi kota pertama dalam pelaksanaan gala primer dan meet and greet film tersebut.

“Industri film kian berkembang tak hanya di jakarta namun di daerah juga termasuk Makassar, terpilihnya Makassar menjadi kota pertama karena Makassar merupakan kota yang ramah dan antusiasnya selalu bagus,” ungkap
Deva Mahendra.

Deva yang berperan sebagai Yusuf alis Ucup cukup ambil bagian dalam film tersebut banyak pengalaman baru yang ia dapat apalagi harus bermain komedi.

“Selama shooting film Belok Kanan Barcelona memberikan saya pengalaman yang luar biasa baik secara teknis, cerita, pengarakteran. Ini film yang cukup berbeda,” tuturnya.

Ada pengalaman yang tak terlupakan saat syuting di Maroko Spayol. Deva harus syuting salah satu adegan di Gurun Sahara yang harus menunggu badai pasir.

” Jadi adegan badai pasir di gurun sahara real tidak dibuat- buat, Bersyukur banget bisa bermain di film ini,” imbuhnya lelaki berdarah Makassar Sulsel ini.

Bersiaplah memasuki era baru film Indonesia kualitas dunia, terbaik dari genre drama komedi romantis, sekaligus termahal dari yang pernah dibuat Film Belok Kanan Barcelona, tayang pada 20 September diseluruh bioskop indonesia. (*)


div>