RABU , 12 DESEMBER 2018

Tahun 2017, Orang Gila di Wajo Capai 4.307

Reporter:

Abd Muis

Editor:

Lukman

Minggu , 25 Februari 2018 08:00
Tahun 2017, Orang Gila di Wajo Capai 4.307

Ilustrasi Orang Gila (NET)

WAJO, RAKYATSULSEL.COM – Upaya Pemkab Wajo mengatasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dinilai belum efektif. Itu terlihat dari jumlah ODGJ yang setiap tahun meningkat pesat.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah ODGJ tahun 2015 sekitar 546 kasus di tahun 2016 sebanyak 789 kasus, dan 2017 meningkatkan drastis 4.307 kasus.

Terkait hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo, Husniaty HS menyampaikan, bahwa keinginan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wajo menanggulangi jumlah ODGJ setiap tahunnya belum efektif.

“Bisa dikatakan seperti itu (tidak efektif, red) karena jumlah gangguan jiwa sangat melonjak di tahun 2017 sebanyak 4.307 kasus, bila dibandingkan tahun 2016 lalu hanya 789 kasus,” ujarnya, Sabtu (24/02).

Husniaty menilai, meningkatnya angka gangguan jiwa, disebabkan masyarakat masih terbebani dengan persoalan hidup yang sulit dipecahkan.

“Seperti masalah ekonomi kemudian merembes ke lingkup rumah tangga. Sehingga tidak bahagia dan menimbulkan stres atau gangguan jiwa,” tandasnya.

Olehnya itu, lanjut legislator dari Fraksi PDIP ini, Dinkes Kabupaten Wajo harus tetap memperbanyak sosialisasi. Karena baginya, banyak masyarakat malu membawa keluarga berobat ke Puskesmas atau rumah sakit.

“Selain itu anggaran juga perlu ditingkatkan untuk membantu yang tidak mampu. Itu supaya pemerintahan daerah membuka lapangan kerja untuk para pemuda guna menekan angka stres,” sarannya. (*)


div>